Pangandaran, inakor.id – Ida Nurlaela Wiradinata kembali dipercaya menakhodai Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Kabupaten Pangandaran untuk masa bakti 2026-2031. Ia terpilih dalam Musyawarah Kabupaten (Muscab) ke-2 yang digelar di Morgan Cafe and Resto, Jumat (6/11/2026).

Dalam musyawarah tersebut, delapan Induk Organisasi Olahraga (INORGA) yang tergabung dalam KORMI Pangandaran sepakat memberikan mandat kepada Ida untuk kembali memimpin organisasi olahraga masyarakat tersebut selama lima tahun ke depan.

banner 336x280

Terpilihnya kembali Ida menjadi momentum untuk memperkuat peran KORMI dalam mengembangkan olahraga rekreasi sekaligus mendorong partisipasi masyarakat agar menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehari-hari.

 

Suasana Muscab ke-2 KORMI Kabupaten Pangandaran dengan agenda pembentukan kepengurusan masa bakti 2026-2031. Foto : Dok/ Inakor
Suasana Muscab ke-2 KORMI Kabupaten Pangandaran dengan agenda pembentukan kepengurusan masa bakti 2026-2031. Foto : Dok/ Inakor

 

Ida mengatakan, kepengurusan periode kedua akan berupaya mengoptimalkan keberadaan olahraga rekreasi agar semakin dikenal dan diminati oleh berbagai lapisan masyarakat.

“Kami ingin memaksimalkan lagi olahraga rekreasi kepada masyarakat,” ujar Ida.

Selain meningkatkan partisipasi masyarakat, Ida juga melihat adanya peluang untuk mengembangkan olahraga masyarakat yang terintegrasi dengan sektor pariwisata. Menurutnya, sebagai daerah tujuan wisata, Kabupaten Pangandaran memiliki potensi besar untuk mengembangkan konsep sport tourism.

Untuk mewujudkan hal tersebut, KORMI Pangandaran akan membangun kolaborasi dengan para pelaku pariwisata guna menghadirkan berbagai kegiatan olahraga rekreasi di sejumlah destinasi wisata.

“KORMI sebagai wadah olahraga rekreasi masyarakat akan melakukan kolaborasi dengan pelaku wisata untuk mengembangkan sport tourism di beberapa lokasi,” katanya.

Ida juga menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan soliditas di lingkungan kepengurusan. Ia berharap seluruh pengurus memiliki kesamaan visi dan komitmen dalam memasyarakatkan olahraga serta mengolahragakan masyarakat.

Menurutnya, olahraga masyarakat harus dikemas sebagai aktivitas yang menyenangkan sehingga dapat diterima oleh berbagai kalangan, tanpa memandang usia maupun latar belakang.

Selain itu, potensi olahraga tradisional dan olahraga yang berbasis kearifan lokal juga menjadi perhatian. Pengembangan jenis olahraga tersebut tidak hanya bertujuan menjaga keberlangsungan budaya masyarakat, tetapi juga berpeluang menjadi daya tarik tambahan bagi wisatawan yang berkunjung ke Pangandaran.

Melalui kepengurusan masa bakti 2026-2031, Ida berharap KORMI dapat menghadirkan lebih banyak agenda olahraga rekreasi yang menjangkau berbagai segmen masyarakat.

Ia menargetkan olahraga tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi tumbuh menjadi kebiasaan positif yang dilakukan masyarakat dengan rasa senang dan bahagia, sekaligus memberikan kontribusi terhadap pengembangan pariwisata daerah.***

(Agit/ Agus Giantoro)

banner 336x280