PALU, inakor.id Kepala kejaksaan tinggi ( Kajati ) Sulawesi tengah (Sulteng) Nuzul Rahmat bersama jajarannya melakukan silaturahmi, kepada organisasi pers dan organisasi perusahaan pers, di Graha Pena, Radar Palu, Kamis.
“ Silaturahmi itu seperti tali tidak pernah putus , sebagaimana hubungan antara ibu dan anak,” kata Kajati Sulteng Nuzul Rahmat, turut didampingi jajarannya, Aspidsus Salahuddin, Asintel Salman, Kasi Penkum La Ode Abdul Sofian, Kasi Penyidikan Andi Faiz dan lainnya.
Menurutnya, silaturahmi merupakan hal utama harus terus dijaga tanpa mengenal batas waktu.
Ia menekankan, pentingnya membangun komunikasi dan kerjasama dengan media, Ia mengakui selama ini interaksi dengan media belum berjalan maksimal, sebab kesibukan tugas.
” Kami mohon maaf jika selama ini,” komunikasi belum maksimal,”ujar anak Kamonji ini.
Lebih lanjut, ia menjelaskan tugas dan fungsi kejaksaan tidak hanya terbatas pada penanganan perkara pidana, seperti penyelidikan, penyidikan dan penuntutan.
Ia mengatakan, masih banyak peran lain yang perlu diketahui publik, seperti penanganan perdata dan tata usaha negara, serta upaya pemulihan aset.
” Negara harus mendapatkan manfaat dari setiap penanganan perkara , tidak hanya sekadar menghukum pelaku,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya peran internal kejaksaan dalam menjaga kualitas sumber daya manusia, termasuk integritas,moralitas, dan etika dalam menjalankan tugas.
“Yang dibutuhkan bukan hanya jaksa yang cerdas , tetapi juga memiliki integritas dan hati nurani,” tegasnya.
Ia menambahkan, kejaksan tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga mengedepankan upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat.
” Kami terbuka terhadap kritik dan masukkan demi peningkatan kinerja serta pelayanan kepada masyarakat. Saya berharap kedepan hubungan antara kejaksaan dan media semakin erat, sehingga fungsi kontrol dan keseimbangan (Cek and Balance) dapat berjalan dengan baik,”tutupnya.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah organisasi profesi dan perusahaan pers yang berada di bawah konstituen Dewan Pers, seperti Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Palu, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sulteng, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Palu, Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), serta Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).
(Jml/**)



Tinggalkan Balasan