Palu, inakor.id – Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (DPD APDESI) Merah Putih Provinsi Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya menjadi garda terdepan dalam menyukseskan Program Strategis Nasional (PSN) di wilayah Bumi Tadulako.

Selain mendorong percepatan pembangunan desa, organisasi ini juga memperkuat sinergi dengan aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

banner 336x280

Ketua DPD APDESI Merah Putih Sulawesi Tengah, Ahyan H. Landu, menyampaikan bahwa pihaknya memiliki visi untuk menyelaraskan arah pembangunan desa dengan program pemerintah pusat, guna mendorong pemerataan ekonomi hingga ke tingkat desa.

Ia menegaskan, APDESI Merah Putih siap mengawal berbagai program prioritas nasional, mulai dari swasembada pangan, penguatan infrastruktur desa, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, hingga program Makan Bergizi Gratis agar tepat sasaran dan dirasakan langsung oleh masyarakat.

Menurut Ahyan yang juga menjabat sebagai Kepala Desa Ampibabo, percepatan operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi desa.

“Koperasi ini bukan sekadar unit usaha, tetapi menjadi urat nadi ekonomi baru di desa. Kehadirannya diharapkan mampu memotong rantai distribusi pangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya, Minggu (5/4/2026).

Ia juga menambahkan, pengelolaan Dana Desa akan terus didorong secara transparan dan akuntabel, termasuk dalam pembangunan gerai-gerai kebutuhan pokok yang menjadi pusat layanan masyarakat desa.

Dalam aspek keamanan, APDESI Merah Putih Sulawesi Tengah menilai stabilitas Kamtibmas sebagai fondasi utama keberhasilan pembangunan. Untuk itu, seluruh kepala desa diinstruksikan aktif menjalin koordinasi dan kolaborasi dengan jajaran kepolisian, termasuk Polsek dan Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing.

Ahyan menekankan pentingnya peran desa dalam menjaga kondusivitas wilayah, termasuk menangkal penyebaran hoaks serta mencegah potensi konflik sosial.

“Pembangunan tidak akan berjalan optimal tanpa situasi yang aman dan kondusif. Desa harus menjadi basis pertahanan keamanan yang kuat sekaligus motor penggerak ekonomi mandiri,” pungkasnya.**

(Jamal/ AG) 

banner 336x280