Kota Bandung, inakor.id – Sebanyak 462 mahasiswa Universitas Al-Ghifari Bandung resmi dikukuhkan sebagai sarjana dalam Wisuda ke-21. Yang di gelar di The Trans Luxury Hotel, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Sabtu (11/10/2025).

Acara penuh khidmat dan kebanggaan ini di hadiri civitas akademika, orang tua wisudawan, serta sejumlah tamu kehormatan. Suasana wisuda semakin hidup ketika Wakil Wali Kota Bandung, H. Erwin, hadir dengan sambutan hangat penuh keakraban disertai humor khas yang membuat hadirin terhibur.

banner 336x280

Dalam kesempatan tersebut, Erwin menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh lulusan. Ia menekankan bahwa wisuda bukanlah garis akhir, melainkan pintu awal menuju pengabdian nyata di tengah masyarakat.

“Hari ini adalah puncak dari perjalanan panjang pendidikan. Namun perlu di ingat, wisuda bukanlah akhir dari belajar, justru menjadi gerbang awal untuk mengabdi dan berkontribusi,” tutur Erwin.

Tak lupa, Erwin menyampaikan penghargaan kepada para orang tua wisudawan atas doa, kesabaran, dan dukungan yang telah di berikan sepanjang proses pendidikan anak-anak mereka.

“Doa dan ketulusan Bapak Ibu adalah pondasi keberhasilan mereka hari ini. Semoga Allah membalas pengorbanan dengan keberkahan yang berlipat,” ujarnya penuh haru.

Dalam sambutan bernuansa religius dan edukatif, Erwin juga menekankan pentingnya menuntut ilmu sebagai kewajiban setiap Muslim. Ia mengingatkan empat sikap yang perlu di jaga oleh para lulusan: menjadi orang berilmu (aliman), terus belajar (muta’aliman), mendengarkan ilmu (mustami’an), dan mencintai ilmu (muhibban).

Selain itu, ia mengajak para wisudawan untuk tetap mencintai almamater sebagai bentuk penghargaan terhadap tempat yang telah menempa mereka.

“Cinta tanah air juga berarti cinta kepada almamater. Rekomendasikan adik atau saudara untuk kuliah di Al-Ghifari. Itu bagian dari cinta terhadap tempat yang telah membentuk kalian,” pesannya yang langsung di sambut semangat para wisudawan.

Sebagai kota pendidikan sekaligus kota kreatif, Erwin menegaskan bahwa Bandung membutuhkan generasi muda yang tangguh, berakhlak, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.

“Di era teknologi ini, teori saja tidak cukup. Kami berharap alumni Al-Ghifari bisa menjadi agen perubahan yang menjunjung integritas, kolaborasi, dan inovasi,” kata Erwin.

Ia pun mengingatkan agar para lulusan tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara mental, tangguh sosial, adaptif budaya, serta memiliki akhlak mulia.

“Dan jangan tinggalkan salat. Karena janji Allah, perbaiki salatmu, maka Allah akan memperbaiki kehidupanmu. Banyaklah bersujud, insyaallah banyak pula impianmu yang terwujud,” pesannya.

Di akhir sambutannya, Erwin menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh dosen dan tenaga pendidik Universitas Al-Ghifari yang telah berperan besar mencetak generasi penerus bangsa.

“Insyaallah para dosen akan mendapat surga karena ilmunya terus bermanfaat. Begitu pula para penuntut ilmu, akan di mudahkan jalannya menuju surga,” tutupnya dengan doa.***

Wawat S/Suryana.

banner 336x280