Aceh Tenggara, inakor.id — Upaya pelecehan dan perbuatan tidak senonoh serta pengancaman terhadap salah satu relawan Dapur Makanan Bergizi Gratis terjadi di Aceh Tenggara.

Korban Bunga (nama samaran), kepada inakor.id menjelaskan kronologi kejadian upaya pelecehan dan perbuatan tak senonoh serta pengancaman terhadap dirinya yang dilakukan oknum Asisten lapangan berinisial SN yang telah beristri itu terjadi bermula ketika pada malam Jumat (13/2/2026) sekira pukul 22.30 Wib saya sampai di dapur untuk berkerja seperti biasa, kata Bunga.

banner 336x280

Lebih lanjut Bunga menjelaskan, sesampainya di dapur MBG itu sebelum jam kerja, karena jam masuk kerja jam 23.00 Wib, karena Bunga merasa lapar dan Bunga meminta izin keluar kepada Aslap SN untuk membeli mie Aceh di Kampung Karo yang ditemani oleh salah satu teman wanitanya. Setelah diberi izin Bunga dan temannya pergi meniki sepeda motor, sesampainya di tempat penjual mie Aceh di Kampung Karo, Bunga terkejut dengan kehadiran Aslap SN ditempat itu, ternyata Aslap SN mengikuti Bunga dan temannya dari belakang.

Setelah selesai membeli mie Aceh, Bunga dan temannya hendak kembali ke dapur MBG untuk masuk kerja, tiba-tiba Aslap SN mengambil kunci sepeda motor yang ditumpangi Bunga dan Aslap SN memaksa agar Bunga menaiki sepeda motor yang dikendarai SN dengan memaksa, Bunga tidak mau dan Bunga bersikeras kalau Bunga dibonceng oleh teman wanitanya saja.

Aslap SN terus mengeluarkan ancaman, jika Bunga tidak mau dibonceng olehnya, makan Bunga akan dipecat dari pekerjaannya dari dapur MBG, karena Bunga takut di pecat, dengan terpaksa Bunga menuruti kemauan Aslap SN dan Bunga dipaksa agar malam Minggu Bunga harus pergi bersama Aslap SN, karena dibawah tekanan dan kondisi yang shok, Bunga meniyakan perkataan Aslap SN.

Setelah Bunga dibawa Aslap SN ke dapur MBG Antartika, Bunga tidak bisa kerja, karena pisikologis Bunga terganggu dengan kejadian itu, akhirnya Bunga pulang kerumah dan menceritakan masalah kejadian tersebut kepada keluarganya.

Saat ini permasalahan tersebut sudah Bunga laporkan kepada Kepala desa dan diserahan kepada pihak Kepala desa dan ketua adat untuk menyelesaikan permasalahan tersebut, jelas Bunga mengakhiri.

Kepala Desa Lawe Perbunga ketika di konfirmasi inakor.id mengakui bahwa salah seorang warganya telah melaporkan hal tersebut kepada dirinya dan pihaknya akan segera menghubungi Kepala Desa Aslap SN, agar dilakukan pertemuan untuk menyelesaikan permasalahan ini, kata Kepala Desa Lawe Perbunga Wak Kece menjelaskan.

Penanggungjawab Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Makanan Bergizi Gratis (MBG) Antartika ketika dikonfirmasi inakor.id melalui aplikasi WA pada Jumat malam (13/2/2026), Dedi mengatakan, dapur SPPG MBG Antartika di Kecamatan Babul Makmur, Aceh Tenggara, telah melaksanakan Grand Opening dan mulai menyalurkan ribuan porsi makanan bergizi gratis pada awal bulan Februari 2026, dapur ini menyalurkan 1.115 porsi MBG.

Lebih lanjut Dedi mengatakan, setelah mendapat informasi, kami langsung mendalami masalah ini, ternyata kejadian ini diluar jam kerja dan tidak di lokasi dapur Antartika. Kalau dari management kami tidak mentolerir perihal “tindakan asusila dan narkoba”. Kami hanya bisa sebatas tindakan tegas dan terukur saja kepada relawan kami dan oknum Asisten Lapangan (Aslap) berinisial SN telah diberhentikan dari dapur Antartika, dan kami berangkat dari Lembaga masyarakat juga yang selalu memberikan yang terbaik kepada masyarakat, pungkas Dedi mengakhiri keterangannya. [Amri Sinulingga]

banner 336x280