GOWA,INAKOR,id – , 24 Desember 2024 – Kasus dugaan pelecehan seksual kembali mencuat di lingkungan Fakultas Adab dan Humaniora, melibatkan seorang dosen yang sebelumnya telah mengajar di fakultas tersebut sejak 2016. Kejadian ini memicu reaksi serius dari mahasiswa dan pimpinan kampus.

Dalam pernyataannya, pimpinan fakultas (Dekan) menyampaikan bahwa dosen yang bersangkutan telah dipanggil untuk klarifikasi. “Kami menerima laporan dari mahasiswa-mahasiswi terkait dugaan pelecehan. Setelah mendengar pernyataan dari pihak-pihak terkait, kami mengambil langkah tegas untuk menonaktifkan dosen tersebut dari semua aktivitas mengajar di Fakultas Adab dan Humaniora,” ujar Dekan fakultas.

banner 336x280

Diketahui, dosen tersebut merupakan pegawai pindahan dari Kementerian Agama yang sebelumnya ditempatkan di Fakultas Adab dan Humaniora, meskipun secara administrasi resmi bertugas di Fakultas Dakwah dan Komunikasi. “Saat ini, dosen tersebut tidak lagi memiliki izin mengajar di Fakultas Adab dan Humaniora,” tambahnya.

Para mahasiswa meminta transparansi dan sikap tegas terkait kasus ini. Mereka berharap bahwa dosen yang terlibat tidak hanya dinonaktifkan tetapi juga diberi sanksi yang lebih berat. Menanggapi permintaan tersebut, pimpinan kampus menyatakan komitmennya untuk menangani kasus ini secara profesional.

Selain itu, sebagai langkah preventif, pihak kampus berencana membentuk satuan tugas khusus untuk menangani kasus-kasus pelecehan seksual. Satgas ini akan melibatkan dosen dan mahasiswa, dengan dukungan materi serta pelatihan dari Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA).

“Kita semua tidak menginginkan kejadian seperti ini terjadi lagi. Kasus ini akan menjadi momentum untuk menciptakan lingkungan kampus yang lebih aman dan bebas dari segala bentuk pelecehan,” tegas pimpinan fakultas.

Kejadian ini menggarisbawahi pentingnya pengawasan ketat terhadap perilaku tenaga pendidik serta perlunya mekanisme pelaporan dan penanganan yang lebih baik. Dengan pembentukan satgas khusus, diharapkan kasus-kasus serupa dapat diminimalisasi di masa depan.

Laporan ini masih dalam pengembangan, dan pihak kampus berjanji akan memberikan pembaruan informasi lebih lanjut. (Restu).

banner 336x280