Kota Bandung, inakor.id – Dalam semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80. Karang Taruna RW 015 Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, sukses menggelar puncak acara bertajuk “Semangat Pemuda Menuju Indonesia Emas”. Acara tersebut di langsungkan di Lapangan RW 015, Dungusnangtung, pada Sabtu malam (23/8/2025) dan di hadiri ratusan warga.
Rangkaian kegiatan HUT RI ke-80 ini di mulai sejak tanggal 17 Agustus 2025. Berbagai lomba tradisional, karnaval, hingga pertunjukan seni budaya lokal di gelar untuk memeriahkan momen bersejarah tersebut. Puncaknya di tandai dengan doa bersama, sesi foto, dan pentas seni budaya yang berlangsung hingga malam hari.
Ketua RW 015 Yayan, dalam jumpa pers di sela-sela acara, menyampaikan apresiasi mendalam. Atas inisiasi dan kerja keras Karang Taruna dalam menyelenggarakan rangkaian kegiatan tersebut.
Ia menilai bahwa keterlibatan pemuda dalam kegiatan positif seperti ini menjadi wujud nyata kontribusi generasi muda terhadap pembangunan karakter dan kebudayaan bangsa.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Selain memperkuat rasa cinta tanah air, acara ini juga mempererat tali silaturahmi antarwarga. Saya berharap Karang Taruna bisa terus menjadi motor penggerak kegiatan positif di tengah masyarakat,” ujarnya Ketua RW Yayan.
Ia juga mengajak para pemuda, khususnya generasi milenial, untuk tidak hanya menjadi penonton dalam proses pembangunan bangsa. Tetapi turut aktif berkontribusi sesuai bidang dan kemampuan masing-masing.
Sementara itu, Ketua Pelaksana Kegiatan, Yaman, menyampaikan. Bahwa penyelenggaraan acara ini merupakan bentuk komitmen Karang Taruna dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan sekaligus mengenang jasa para pahlawan.
“Ini bukan sekadar hiburan, tetapi bentuk penghormatan kami kepada para pejuang yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan. Alhamdulillah, kegiatan ini bisa terlaksana dengan dukungan penuh dari Ketua RW, jajaran pengurus, warga masyarakat, serta para simpatisan,” ungkap Yaman.
Yaman juga menyampaikan harapan agar kegiatan serupa dapat terus di lestarikan dan di tingkatkan kualitasnya di masa mendatang. Serta menjadi wadah edukasi kebangsaan bagi generasi muda.
Acara puncak di tutup dengan pertunjukan seni budaya dari warga setempat yang menampilkan tarian tradisional, musik daerah, dan drama kolosal bertema perjuangan. Kemeriahan dan antusiasme warga menjadi bukti bahwa semangat nasionalisme masih terpatri kuat di tengah masyarakat.***
Suryana.



Tinggalkan Balasan