PALU, inakor.id – Ketua Dewan Pembina Alkhairaat mendorong status Alkhairaat menjadi suatu organisasi sosial tingkat nasional sama dengan Muhammadiyah, Nahdatul Ulama.
” Karena selama ini saya merasakannya. Puluhan tahun saya di sini AlKhairaat tetap dianggap organisasi masyarakat lokal, yang bukan nasional,” kata Ketua Dewan Pembina Alkhairaat Fadel Muhammad pada Haul ke 58 Pendiri Alkhairaat, Habib Sayyid Idrus Bin Salim Aljufri atau Guru Tua, di Kompleks Alkhairaat, Jalan Sis Aljufri, Kota Palu, Rabu (1/4/2026).
Ia menyebutkan, Alkhairaat sudah menyebar ke 28 Provinsi di wilayah Indonesia, sehingga sudah pantas kita bisa mendaftar.
” Kita mohon Menteri Agama Nasaruddin Umar agar status Alkhairaat ini menjadi suatu organisasi sosial tingkat nasional sama dengan Muhammadiyah NU,” katanya.
Ia mengatakan, dengan status kita menjadi organisasi tingkat nasional, maka Alkhairaat lebih mudah mendapatkan bantuan-bantuan baik di tingkat pemerintah nasional maupun internasional.
Ia mengatakan, Alkhairaat ini sangat terbatas pendanaannya. Tetapi kalau tingkat nasional uang beredar ini terbesar 72% ada di Jakarta.
” Dengan statusnya tingkat nasional maka insyaallah kita bisa mendapatkan berbagai bantuan berbagai beasiswa baik dalam negeri maupun pun ke luar negeri,” ujarnya.
Dalam Haul Guru tua ke-58 kali ini para jamaah menyemut di sekitar kawasan wisata religi Sis Aljufri diperkirakan sekira 75 ribu jamaah. (Jamal)



Tinggalkan Balasan