DEMAK, INAKOR.ID — Kapolres Demak AKBP Arrizal Samelino Gandasaputra memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) dan Kapolsek Mranggen di Pendopo Parama Satwika, Jumat (16/10/2026). Dalam kegiatan tersebut, Kapolres menekankan pentingnya peningkatan kinerja dan kualitas pelayanan Kepolisian kepada masyarakat.
Dalam sertijab itu, AKP Thoriq Aziz yang sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polres Demak dimutasi sebagai Perwira Pertama (Pama) Divisi Hukum (Divkum) Polri. Sementara itu, AKP Kumaidi yang sebelumnya menjabat Kapolsek Mranggen mendapat penugasan baru sebagai Pama Polrestabes Semarang.
Jabatan Kasat Lantas Polres Demak kini diemban AKP Fajrian Rizki, yang sebelumnya bertugas sebagai Pama Polda Jawa Tengah. Adapun jabatan Kapolsek Mranggen dipercayakan kepada AKP Raymond Daniel Titaheluw, yang sebelumnya menjabat Kasat Lantas Polres Semarang.
Dalam amanatnya, AKBP Samel mengatakan bahwa pergantian pejabat merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Namun, pergantian tersebut harus membawa perbaikan dalam pelaksanaan tugas, bukan sekadar perubahan personel yang menduduki jabatan.
Ia meminta pejabat baru melanjutkan program yang telah berjalan baik sekaligus membenahi berbagai kekurangan. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan tugas kepolisian pada akhirnya tercermin dari kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat.
Kepada Kasat Lantas yang baru, AKBP Samel meminta agar segera memahami karakteristik lalu lintas di Kabupaten Demak, terutama jalur Pantura. Kehadiran anggota di lapangan perlu dioptimalkan untuk menangani kemacetan dan kecelakaan lalu lintas.
Pelayanan di Satlantas juga harus dilaksanakan secara profesional dan transparan sesuai ketentuan. Pengawasan terhadap anggota perlu diperkuat untuk mencegah tindakan yang mempersulit atau merugikan masyarakat.
Sementara itu, Kapolsek Mranggen yang baru diminta segera memahami karakteristik wilayah dan mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Komunikasi dengan tokoh masyarakat dan unsur pemerintahan setempat juga perlu diperkuat agar setiap persoalan dapat ditangani secara cepat dan tepat.
AKBP Samel turut mengingatkan bahwa jabatan membawa tanggung jawab besar, termasuk terhadap perilaku, kedisiplinan, dan kinerja anggota yang dipimpin. Seorang pemimpin, menurutnya, tidak cukup hanya memberikan perintah, tetapi juga harus menjadi teladan, menegakkan disiplin, dan melakukan pengawasan secara konsisten.
Kepada seluruh anggota Polres Demak, ia meminta agar tetap menjaga soliditas dan mendukung pejabat baru sehingga pergantian pimpinan tidak mengganggu pelaksanaan tugas maupun pelayanan kepada masyarakat.
“Jangan sampai pergantian pimpinan mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Hindari segala bentuk pelanggaran dan penyalahgunaan wewenang,” tegas AKBP Samel.
(Jun/Sumber Humas Polres Demak)



Tinggalkan Balasan