Pangandaran, inakor.id – Kawasan wisata Citumang Body Rafting di Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, terus berupaya meningkatkan fasilitas untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung. Pada Sabtu (10/10/2026), jumlah wisatawan yang berkunjung ke destinasi tersebut tercatat mencapai 1.201 orang.

 

banner 336x280

Di tengah kunjungan wisatawan, pengelola juga menyiapkan sejumlah pengembangan fasilitas. Di antaranya penerapan sistem Body Gate untuk mengatur akses masuk pengunjung serta penyediaan area camping ground di dua lokasi berbeda.

Supervisor Citumang Body Rafting, Edi Riadi, mengatakan sistem body gate dirancang agar jumlah pengunjung yang masuk bisa terdeteksi melalui sistem akses otomatis.

“Jadi nanti pengunjung itu terdeteksi semua melalui sistem Body Gate,” kata Edi saat diwawancarai, Sabtu (10/10/2026).

 

Supervisor Citumang Body Rafting, Edi Riadi, saat diwawancarai mengenai rencana pengembangan fasilitas wisata, termasuk penerapan sistem body gate dan penyediaan camping ground di kawasan Citumang, Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (10/10/2026). (Foto: Agit/ Inakor)
Supervisor Citumang Body Rafting, Edi Riadi, saat diwawancarai mengenai rencana pengembangan fasilitas wisata, termasuk penerapan sistem Body Gate dan penyediaan camping ground di kawasan Citumang, Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (10/10/2026). (Foto: Agit/ Inakor)

 

Menurut Edi, sistem tersebut nantinya menggunakan mekanisme buka-tutup yang disesuaikan dengan proses masuk pengunjung. Kehadiran sistem ini diharapkan dapat membantu pengelola dalam melakukan pendataan sekaligus menata akses masuk ke kawasan wisata.

Selain sistem akses pengunjung, pengelola juga mulai mempersiapkan lahan untuk pembangunan camping ground. Ada dua lokasi yang direncanakan menjadi tempat berkemah bagi wisatawan.

Lokasi pertama berada di sekitar Curug Dori dengan perkiraan kapasitas 20 hingga 30 orang. Sementara lokasi kedua berada di bagian ujung kawasan wisata, tidak jauh dari kolam renang, dengan kapasitas sekitar 40 orang.

Edi menjelaskan, persiapan area berkemah tersebut sudah mulai dilakukan, termasuk membersihkan lahan yang akan digunakan.

Dengan adanya rencana penambahan fasilitas ini, pengunjung nantinya diharapkan memiliki lebih banyak pilihan aktivitas saat datang ke Citumang. Selain menikmati wisata body rafting, mereka juga dapat menghabiskan waktu dengan berkemah di kawasan tersebut.

 

Wisatawan menikmati aktivitas body rafting di kawasan Citumang, Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (10/10/2026). (Foto: Agit/ Inakor)
Wisatawan menikmati aktivitas body rafting di kawasan Citumang, Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Sabtu (10/10/2026). (Foto: Agit/ Inakor)

 

Saat ini, Citumang Body Rafting juga telah memiliki fasilitas musala dan Early Warning System (EWS) atau sistem peringatan dini. Fasilitas EWS menjadi salah satu perangkat pendukung dalam upaya meningkatkan aspek keselamatan wisatawan.

Meski begitu, penerapan body gate dan operasional camping ground masih dalam tahap persiapan. Pengelola belum menyampaikan jadwal pasti penerapan sistem maupun waktu mulai digunakannya area berkemah tersebut.***

(Agit/ Agus Giantoro)

banner 336x280