CILEGON, Inakor.id – Pondok Pesantren Al Mubarok Muda Kota Cilegon menggelar manaqiban untuk memperingati haul Syekh Abdul Qadir Al-Jailani. Kegiatan tersebut diisi dengan pembacaan riwayat hidup dan keteladanan ulama besar yang dikenal luas di kalangan umat Islam tersebut.
Kegiatan yang dikemas dalam acara mujahadah itu dipimpin langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Al Mubarok Muda, KH. Syekh Yusuf Prianadi, pada Jumat (9/10/2026) malam.
“Semoga kita semua mendapatkan berkah dari beliau,” ujar Kiyai syeh Yusup prianadi, dalam acara tersebut.
Acara dimulai sekitar pukul 20.00 WIB dan dihadiri puluhan jamaah dari berbagai wilayah di Kecamatan Ciwandan. Meski udara terasa sejuk sejak azan Isya berkumandang, antusiasme jamaah dan para santri untuk mengikuti kegiatan keagamaan tersebut tetap tinggi.
Sebelum pembacaan manaqib dimulai, para jamaah disuguhi penampilan hadrah dari santri-santri Al Mubarok muda Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan zikir dan mujahadah yang dipimpin langsung oleh KH.Amin gholib
Dalam tausiyahnya setelah pembacaan manaqib,
Ustaz H. Amin Gholib menyampaikan bahwa umat Islam yang mengikuti paham Ahlus Sunnah wal Jamaah tidak perlu ragu dalam menjalankan amaliah manaqiban, selama dilaksanakan sesuai dengan keyakinan dan tuntunan yang dianut.
“Yakin saja. Sebab, amaliah manaqiban itu bisa membuka pintu-pintu langit,” ujarnya.
Ustaz H. Amin Gholib juga menyampaikan tentang keyakinan terhadap keutamaan Syekh Abdul Qadir Al-Jailani serta pentingnya berdoa dan memohon pertolongan kepada Allah SWT.
Menurutnya, kegiatan manaqiban tidak hanya menjadi sarana mengenang keteladanan ulama, tetapi juga menjadi momentum bagi jamaah untuk memperkuat keimanan, memperbanyak zikir, serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Melalui kegiatan tersebut, Pondok Pesantren Al Mubarok Muda berharap tradisi keagamaan dan kecintaan terhadap para ulama dapat terus terjaga serta menjadi bagian dari upaya memperkuat kehidupan spiritual masyarakat. ( Rokhim/mahabib)
Reporter:Ade maftuhi



Tinggalkan Balasan