Pangandaran, inakor.id — Mantan Bupati Pangandaran sekaligus tokoh yang dikenal sebagai Bapak Pembangunan Pangandaran, Jeje Wiradinata, menilai keberadaan APDESI memiliki peran penting dalam memperkuat pembangunan desa.

Hal tersebut disampaikan Jeje saat memberikan tanggapan terkait Musyawarah Cabang (Muscab) III DPC APDESI Merah Putih Kabupaten Pangandaran yang menetapkan Dedi Hermawan sebagai Ketua Terpilih DPC APDESI Merah Putih Kabupaten Pangandaran periode 2026–2031.

banner 336x280

Jeje mengatakan, kepala desa merupakan representasi masyarakat di tingkat desa. Dengan jumlah 93 desa, pemerintahan desa menjadi salah satu komponen penting dalam pembangunan Kabupaten Pangandaran.

Menurut Jeje, pembangunan desa setidaknya memiliki tiga aspek utama, yakni penguatan infrastruktur pedesaan, pengembangan ekonomi pedesaan, serta penguatan kelembagaan desa.

“Pembangunan desa itu ada tiga hal. Pertama, infrastruktur pedesaan. Yang kedua, ekonomi pedesaan. Yang ketiga adalah penguatan lembaga desa, perangkat desa sampai dengan RT,” ujar Jeje.

Ia berharap kepemimpinan Dedi Hermawan bersama jajaran pengurus DPC APDESI Merah Putih periode 2026–2031 dapat melanjutkan sekaligus memperkuat pembangunan desa yang telah berjalan.

Jeje menilai tantangan penting ke depan adalah bagaimana mengembangkan ekonomi pedesaan agar terkoneksi dengan sektor pariwisata Pangandaran.

Menurutnya, Pangandaran sebagai daerah wisata memiliki potensi pasar yang besar. Jutaan wisatawan yang datang setiap tahun seharusnya dapat menjadi peluang bagi produk-produk masyarakat desa.

“Pangandaran sebagai daerah wisata itu sekitar lima juta orang per tahun. Bagaimana lima juta orang sebagai pasar terkoneksi secara ekonomi dengan potensi yang kita miliki di desa, sehingga bisa mengangkat ekonomi pedesaan,” ungkapnya.

Jeje mencontohkan kebutuhan wisatawan seperti beras, sembako dan berbagai kebutuhan lainnya yang berkaitan dengan sektor pariwisata dapat dipenuhi dari desa.

Dengan konsep tersebut, aktivitas pariwisata di Pangandaran tidak hanya memberikan manfaat bagi kawasan wisata, tetapi juga dapat menggerakkan perekonomian masyarakat di 93 desa.

“Bagaimana seluruh kebutuhan, seperti kebutuhan beras, sembako dan kebutuhan lainnya yang berkaitan dengan kebutuhan wisata bisa dipenuhi oleh desa, sehingga mengangkat ekonomi pedesaan,” tuturnya.

Jeje mengakui konektivitas antara sektor pariwisata dengan ekonomi desa tersebut belum sepenuhnya terwujud pada masa pemerintahannya.

Ia berharap pada era kepemimpinan Bupati Citra Pitriyami, bersama kepengurusan baru DPC APDESI Merah Putih yang dipimpin Dedi Hermawan, gagasan tersebut dapat diwujudkan dengan lebih baik.

“Ini yang zaman saya belum sempat dilakukan. Mudah-mudahan zaman Bu Citra bisa dilakukan dengan baik,” kata Jeje.

Jeje berharap DPC APDESI Merah Putih di bawah kepemimpinan Dedi Hermawan mampu menjadi salah satu penggerak dalam membangun konektivitas antara potensi desa dan sektor pariwisata, sehingga pertumbuhan ekonomi Pangandaran dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat desa.***

 

(Agit/ Agus Giantoro) 

 

banner 336x280