CILEGON,Inakor.id — Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan melakukan Musyawarah Anak Cabang (Muscab) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) se-Kota Cilegon digelar Di Kantor DPC Kota Cilegon Sabtu (02/04/2026).
Reno Yanwar Ketua DPC PDI Perjuangan,”
mengatakan Dengan melibatkan kepengurusan di 8 kecamatan dan 43 kelurahan hingga tingkat ranting.
semangat konsolidasi untuk memperkuat basis partai PDIP
Menurut Reno optimismenya bahwa PDIP masih memiliki peluang besar untuk kembali meraih suara terbanyak di tahun 2029 mendatang.
Bahwa perjuangan partai harus tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat kota Cilegon .
PDI Perjuangan Kota Cilegon mendapatkan ridho dari Allah dan restu dari masyarakat untuk terus berjuang demi kepentingan rakyat.
Kita pernah memiliki 4 kursi dan juga pernah memegang pucuk pimpinan melalui H. Nana Sumarna, semangat itu harus kita kembalikan,”ucapnya
Reno juga menyoroti pentingnya peran generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, dalam mendongkrak suara partai agar meraih kemenangan di kota Cilegon.
Kelompok ini memiliki potensi besar dan harus dilibatkan secara aktif dalam dunia politik.
Gen Z adalah penerus bangsa yang harus kita berdayakan, mereka cerdas dan punya peran penting.
Politik itu penting karena menentukan arah kebijakan bagi masyarakat.
Sementara itu, Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan, Ribka Tjiptaning, memberikan pesan tegas kepada para pengurus yang akan dilantik.
Ia menekankan pentingnya kesiapan mental dan komitmen dalam berjuang di partai.
Sebelum dilantik, pikirkan matang-matang masuk partai yang tidak bicara manis,”ujarnya
Kita jujur dengan kondisi yang ada, mungkin tidak punya banyak sumber daya, tapi kita punya semangat juang.
Menyoroti hasil Pemilu 2024 yang menyisakan satu anggota DPRD Kota Cilegon,
Menurutnya, perlu ada evaluasi, terutama dalam hal kedekatan dengan masyarakat.
Turun ke jalan, dekati rakyat, bela rakyat, itu kunci.
“Target kita di Provinsi Banten, setiap DPC harus punya rumah pejuang rakyat untuk mengadvokasi masyarakat, baik di bidang kesehatan, pendidikan, pertanian,”tutupnya
(Rohim)



Tinggalkan Balasan