Pangandaran, inakor.id – Sejumlah warga eks Pasar Wisata yang mendapatkan kios menyatakan sikap tidak ingin terlibat dalam polemik terkait distribusi maupun kelayakan fasilitas kios. Mereka memilih fokus menjalankan aktivitas usaha serta mendukung program pemerintah.
Salah seorang warga, Hendri, mengaku bersyukur atas kios yang telah diberikan oleh pemerintah. Ia menilai bantuan tersebut patut diapresiasi dan tidak ingin memperdebatkan persoalan lain yang berkembang di luar kewenangannya sebagai penerima manfaat.
“Secara pribadi, saya tidak mau ikut campur urusan-urusan seperti itu. Kami sebagai warga yang sudah mendapatkan kios merasa berterima kasih kepada pemerintah. Alhamdulillah sudah diberi kios,” ujar Hendri Kamis (23/4/2026).
Terkait isu dugaan ketidakterbukaan distribusi kios maupun kelayakan bangunan, Hendri memilih menyerahkan sepenuhnya kepada pemerintah sebagai pihak yang berwenang.
“Kalau soal distribusi atau layak tidaknya kios, saya kira itu dikembalikan ke pemerintah. Saya pribadi tidak bisa menilai itu tidak layak atau tidak. Yang penting pemerintah sudah memberikan bantuan, seharusnya disyukuri,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa dirinya bersama sejumlah warga penerima kios lainnya berkomitmen menjaga kondusivitas serta mempererat silaturahmi, tanpa terlibat dalam polemik yang berpotensi memecah kebersamaan.
“Kami memilih tetap netral, tidak ikut campur soal itu. Yang penting mengikuti arahan pemerintah dan menjaga kebersamaan antar warga,” tambahnya.
Hendri menegaskan, dirinya bersama warga lainnya akan terus mendukung program pemerintah serta memanfaatkan kios yang telah diberikan untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
“Kami sangat bersyukur dengan apa yang sudah diberikan saat ini. Dukungan kepada program pemerintah tetap kami jalankan,” tutupnya.**
(AW/ AG)



Tinggalkan Balasan