Pangandaran, inakor.id – Penataan kawasan sentral parkir di Pangandaran masih terus berlangsung, dengan fokus utama pada pembenahan jalur kendaraan, pengaturan parkir, serta penyediaan fasilitas pendukung bagi wisatawan.

Manager PT. Garuda General Service, Ade Ainul Yakin, menyebutkan bahwa fokus utama saat ini adalah penyelesaian jalur, pengaturan parkir, serta penataan fasilitas untuk menunjang kenyamanan pengunjung.

banner 336x280

Menurutnya, sebelumnya pihak pengelola menargetkan penataan saat musim libur Natal dan Tahun Baru, dan kini pengerjaan dilanjutkan untuk kebutuhan jangka panjang. Beberapa jalur telah diblok dan sebagian sudah diaspal, sementara pengaspalan penuh akan dilanjutkan setelah masa Lebaran.

“Untuk saat ini memang dasar pengerjaan kami adalah jalur. Setelah Lebaran selesai, jalur-jalur tersebut akan diaspal. Ini bukan hanya untuk high season sekarang, tetapi juga sebagai persiapan jangka panjang,” ujar Ade Ainul Yakin, Rabu (25/3/2026).

Ia menjelaskan, area parkir di sepanjang pesisir pantai kini sudah tidak difungsikan lagi. Zona-zona parkir di tepi pantai dinonaktifkan dan dialihkan ke sejumlah titik yang dijadikan sentral parkir, seperti eks Pasar Wisata. Langkah ini dilakukan untuk menata kendaraan agar tidak menumpuk di kawasan pantai.

“Zona pesisir pantai sudah dinonaktifkan. Kendaraan digeser ke sentral parkir di eks Pasar Wisata,” katanya.

Namun demikian, pada masa high season saat ini masih ditemukan pengunjung yang memarkir kendaraan di area yang seharusnya tidak digunakan. Hal itu membuat petugas harus membagi fokus pengamanan dan pengaturan lalu lintas.

“Kami lebih konsen pada jalur. Kalau pintu masuk dan keluar tidak ada yang mengatur, itu bisa menjadi problem. Seperti kemarin di pintu tengah banyak kendaraan keluar bersamaan,” ujarnya.

Belajar dari kondisi sebelumnya, pihaknya menambah kesiapan tim agar arus kendaraan lebih cepat terurai. Meski jumlah kendaraan meningkat, pola parkir dinilai lebih tertata karena blok parkir dan alur kendaraan sudah jelas.

Sementara itu, pembangunan fasilitas umum seperti toilet masih dilakukan bertahap. Saat ini direncanakan tiga titik sementara dengan target akhir lima titik, dengan total sekitar 10 bilik toilet dan 12 bilik bilas. Pengerjaan fasilitas tersebut akan dilanjutkan setelah Lebaran.

Selain penataan parkir dan jalur, pengelolaan kebersihan juga menjadi perhatian. Pihak pengelola berkoordinasi dengan DLHK Kabupaten Pangandaran yang menurunkan sekitar 20 petugas setiap hari untuk membersihkan area pantai. Sampah yang terkumpul kemudian diangkut menggunakan kendaraan operasional.

Ke depan, pihaknya juga merencanakan pembangunan pusat penampungan sampah yang lokasinya akan diatur agar tidak terlalu dekat dengan area pedagang di kawasan parkir eks Pasar Wisata.

“Ini demi menjaga estetika dan menghindari gangguan aroma,” pungkasnya.**

 

(AW/ AG) 

banner 336x280