Cimahi, Inakor.id – Persoalan kekurangan tenaga pendidik di sekolah negeri masih menjadi tantangan serius bagi Pemerintah Kota Cimahi. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi kini tengah melakukan pemetaan kebutuhan guru dan tenaga kependidikan di seluruh satuan pendidikan negeri.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Cimahi, Nana Suyatna, mengatakan pemetaan tersebut dilakukan dengan menghimpun data langsung dari para kepala sekolah. Langkah ini diambil untuk memperoleh gambaran riil kondisi di lapangan, terutama terkait kekosongan guru akibat pensiun maupun promosi jabatan.

banner 336x280

“Kami mengumpulkan para kepala sekolah negeri untuk mengecek kebutuhan pendidik dan tenaga kependidikan di masing-masing satuan pendidikan,” ujar Nana, Kamis 5 Februari 2026.

Nana menegaskan, pemerintah daerah tidak memiliki kewenangan untuk mengangkat guru secara langsung. Namun, kebutuhan pembelajaran di sekolah tetap harus berjalan, sehingga diperlukan langkah antisipatif melalui pendataan dan perencanaan yang matang.

Kekosongan guru di Cimahi, kata Nana, juga dipicu oleh pelantikan 36 guru menjadi kepala sekolah. Kondisi tersebut menyebabkan sejumlah kelas tidak memiliki tenaga pengajar tetap.

“Ketika guru diangkat menjadi kepala sekolah, otomatis ada kekosongan di posisi pengajar. Ini yang sedang kami petakan kebutuhannya,” ucapnya.

Disdik Cimahi menargetkan hasil pendataan tersebut menjadi dasar penyusunan kebijakan pendidikan ke depan, sekaligus sebagai bahan koordinasi dengan pemerintah pusat.


 

banner 336x280