Cimahi, Inakor.id – Pemerintah Kecamatan Cimahi Utara kembali menegaskan arah pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan riil masyarakat melalui pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan.
Forum ini menjadi titik temu strategis antara aspirasi warga dan kebijakan pembangunan Kota Cimahi ke depan.
Keterlibatan langsung jajaran Pemerintah Kota Cimahi memperlihatkan komitmen kuat agar setiap usulan tidak berhenti sebatas gagasan.
Seluruh masukan dikaji secara komprehensif sebelum dibawa ke tingkat kota, sehingga program yang dirumuskan benar-benar menjawab persoalan masyarakat di lapangan.
Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada para ketua RT serta koordinator berbagai sektor mulai dari sosial, budaya, hingga pemerintahan yang dinilai berperan aktif sebagai penghubung antara warga dan pemerintah.
“Peran mereka sangat penting. Semoga dapat menjalankan tugas secara optimal agar setiap usulan yang disampaikan bersifat realistis dan bisa direalisasikan,” ungkap Ngatiyana kepada awak media.
Dalam forum musyawarah, kebutuhan dasar masyarakat menjadi fokus utama pembahasan. Isu pembangunan infrastruktur, peningkatan mutu pendidikan dan layanan kesehatan, hingga penguatan kualitas pelayanan publik masuk dalam daftar prioritas yang disepakati bersama.
“Seluruh usulan ini akan menjadi bahan pembahasan lanjutan agar selaras dengan prioritas pembangunan Kota Cimahi,” tambahnya.
Pemerintah Kota Cimahi juga menekankan pentingnya sinkronisasi antarprogram guna mencegah tumpang tindih pelaksanaan. Meskipun bersumber dari APBD, baik program murni maupun program percepatan pembangunan hasil usulan legislatif harus memiliki batasan yang jelas agar pelaksanaannya lebih efektif dan tepat sasaran.
Di tengah kebijakan efisiensi anggaran, Pemkot Cimahi memastikan pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama. Penghematan diarahkan pada pos-pos yang dinilai kurang mendesak, seperti pembatasan perjalanan dinas, optimalisasi teknologi digital dalam administrasi pemerintahan, serta efisiensi konsumsi dalam rapat internal.
“Efisiensi ini tidak akan mengurangi kualitas pelayanan. Justru anggaran difokuskan pada program yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegas Ngatiyana.
Meski demikian, pembangunan strategis tetap berjalan. Pemerintah berkomitmen melanjutkan berbagai proyek penting, mulai dari peningkatan fasilitas kesehatan, perbaikan infrastruktur jalan dan penerangan, hingga pembangunan sarana sosial masyarakat.
Dengan strategi efisiensi yang terukur, pemerintah optimistis pembangunan Kota Cimahi akan terus bergerak maju tanpa mengorbankan kualitas layanan publik.
“Harapannya, setiap rupiah anggaran yang dikelola mampu memberi dampak nyata dan hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh seluruh warga Kota Cimahi,” pungkas Ngatiyana.



Tinggalkan Balasan