Bandung, inakor.id – Musyawarah Wilayah (Muswil) DPW PKB Jawa Barat di gelar di Trans Studio Bandung, Jalan Gatot Subroto, Kota Bandung, Minggu (30/11/2025). Acara ini di hadiri para ketua DPC dari 27 kota dan kabupaten serta ratusan kader PKB se-Jawa Barat.
Salah satu anggota DPR RI, Habib Syarief Muhammad, turut memberikan pandangannya terkait arah konsolidasi partai di Jawa Barat.
Dalam keterangannya, Habib Syarief menilai Muswil tahun ini menjadi momentum penting penguatan struktur dan strategi pemenangan PKB. Terutama dalam menghadapi target besar yang di canangkan Ketua DPW PKB Jawa Barat, H. Syaiful Huda.
“Target Pak Huda untuk menempatkan PKB di posisi kedua di Jawa Barat pada 2029 jelas bukan persoalan mudah. Namun saya yakin, dengan kepiawaian, kesungguhan, keseriusan, dan konsep matang dari beliau, insya Allah itu bisa tercapai,” ujar Habib Syarief.
Habib Syarief menekankan pentingnya memastikan bahwa hasil Muswil bukan hanya seremonial, tetapi menjadi konsolidasi yang nyata hingga tingkat paling bawah.
“Persoalannya sejauh mana momentum konsolidasi ini benar-benar bisa meratakan program sehingga menjadi milik bersama. Bukan hanya milik wilayah atau calon tertentu, tetapi milik kita semua,” jelasnya.
Ia menilai geliat kader di Jawa Barat menunjukkan perkembangan positif, di buktikan dengan laporan bahwa seluruh PAC se-Jawa Barat akan segera di resmikan dan di lantik pada awal tahun mendatang.
“Ini prestasi tersendiri. Kalau seluruh PAC sudah di lantik, berarti struktur kita semakin kokoh hingga tingkat paling bawah,” ungkapnya.
Habib Syarief juga memuji keberhasilan DPW PKB Jawa Barat di bawah kepemimpinan Syaiful Huda, yang di nilainya mampu membawa sejumlah kemajuan signifikan.
“Kalau saya boleh menilai, banyak keberhasilan spektakuler. Maka jika di tanya, saya akan memilih DPC–DPW Jawa Barat sebagai salah satu struktur terbaik,” ujarnya.
Namun ia mengingatkan satu hal penting yang harus di jaga:
“Tantangannya hanya satu: bagaimana Gus Muhaimin mampu menjaga keutuhan dan soliditas partai. Itu faktor kunci untuk kemajuan PKB,” tambahnya.
Menurut Habib Syarief, antusiasme kader PKB di Jawa Barat terlihat semakin baik dan positif. Ia menilai tumbuhnya kesadaran kader saat ini benar-benar muncul dari hati nurani, bukan karena dorongan kepentingan tertentu.
“Saya lihat kesadaran kader tumbuh dengan sangat murni, tanpa tendensi atau kepentingan pribadi. Ini energi kuat untuk memperjuangkan nilai-nilai kebenaran yang dibawa oleh PKB,” tuturnya.
Muswil PKB Jawa Barat 2025 di tutup dengan penegasan bahwa struktur partai akan terus di perkuat. Dan seluruh kader di minta menjaga soliditas guna menghadapi berbagai agenda politik ke depan.***
Suryana



Tinggalkan Balasan