CILEGON, INAKOR.ID – Lembaga Pendidikan Dakwah Islamiyah (LPDI) Khadimul Ummah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Cilegon kembali melahirkan kader dakwah unggulan melalui prosesi wisuda mahasiswa angkatan ke-14 yang digelar pada tahun 2025 Acara Berlangsung di Aula Setda Kota Cilegon Jum’at (22/11/2025)
Drs. H. Enjen Mahruri Zainul Falah Ketua LPDI Khodimul Ummah Kota Cilegon,”
mengungkapkan rasa syukur Alhamdulilah kegiatan wisuda LPDI Tahun 2025 ini berjalan sukses.
Pelepasan atau wisuda mahasiswa LPDI Khadimul Ummah Kota Cilegon. Kegiatan ini menjadi penanda berakhirnya rangkaian panjang pendidikan dan pelatihan dakwah selama satu tahun,” ujarnya
Menurut Enjen menjelaskan bahwa proses pendidikan di LPDI dilaksanakan secara sistematis, dimulai dari perkuliahan tatap muka mingguan, ujian akhir, praktik pengalaman dakwah di wilayah masing-masing, hingga studi banding.
Sudah melalui beberapa Tahapan-tahapan ini kami rancang agar para mahasiswa tidak hanya paham teori, tapi juga mampu berdakwah langsung di tengah- tengah masyaraka.
Bahwa LPDI MUI Kota Cilegon telah berdiri sejak tahun 2010 dan kini telah memasuki angkatan ke-14 pada setiap tahun LPDI konsisten menyelenggarakan kegiatan pelepasan.
Tahun ini tercatat ada 27 wisudawan dari total 42 pendaftar, menunjukkan semangat dan ketekunan yang luar biasa,”
Kendala waktu dan kesibukan menjadi alasan sebagian peserta tidak menuntaskan seluruh tahap program.
Meski demikian, ia optimistis semangat generasi muda untuk mengikuti pendidikan dakwah akan terus tumbuh di tahun-tahun mendatang.
Setelah wisuda ini, para alumni bukan lagi dalam tahap latihan, melainkan siap menjadi dai yang langsung mengabdi di masyarakat.
Drs. Sutisna Abas, M.H. Ketua MUI Kota Cilegon ,”
menjelaskan bahwa MUI Cilegon kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Banten.
“Alhamdulillah, dari 8 Kabupaten/Kota MUI Cilegon masuk lima besar, bahkan berada di urutan ketiga. Ini menjadi bukti konsistensi kami dalam mengutus mahasiswa LPDI untuk mengikuti pendidikan kader ulama Se-Provinsi Banten.
Menurut Sutisna pendidikan kader ulama yang dilaksanakan LPDI Cilegon menjadi salah satu program unggulan MUI karena dilaksanakan secara terstruktur, intensif, dan berkesinambungan. “Di daerah lain belum ada program pendidikan dakwah yang berlangsung 3 sampai 4 Bulan.
Sebelum diwisuda, para mahasiswa LPDI diterjunkan langsung ke delapan kecamatan di Kota Cilegon untuk melaksanakan praktik dakwah. Setiap kelompok terdiri dari dua orang yang melakukan pembinaan keagamaan di masyarakat. “Kegiatan ini menjadi barometer kemampuan mereka dalam mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan,”pungkas Sutisna.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa para alumni LPDI nantinya akan terus dilibatkan dalam berbagai kegiatan MUI Kota Cilegon,
Bendahara LPDI Sekaligus Ketua Bidang VI pemberdayaan Ekonomi Umat, H.Farobi Qosyid Syam’un.S Kom menambahkan “ Selama ini pengkaderan ulama di Cilegon belum terstruktur.
Karena itu, MUI Kota Cilegon merasa terpanggil untuk mengambil peran itu karena mempunyai tanggung Jawab Moral karena MUI sebagai khadimul Ummah , maka Bantuan Hibah dari Pemerintah Kota Cilegon,”jelasnya
Kami manfaatkan untuk mencetak kader-kader dakwah yang siap mengabdi di masyarakat, selain acara wisuda , ada salah satu mahasiswa LPDI MUI Kota Cilegon mengungkapkan rasa syukurnya karena sudah di didik Di LPDI sampai menghibahkan tanahnya 1.000 meter untuk LPDI MUI Kota Cilegon dan di terima langsung oleh Ketua Umum MUI Kota Cilegon bapak. KH Zubaidi Ahyani yang disaksikan oleh ketum MUI Propinsi dan perwakilan Pemerintah Daerah Kota Cilegon Kabag Kesra Bpk.H. Rahmatulah S.Kom. M.Si” tutupnya.
Dengan semangat sinergi antara ulama dan umara, LPDI MUI Kota Cilegon diharapkan terus menjadi benteng moral dan pusat pengembangan dakwah Islam yang berkelanjutan di Kota Cilegon.
(Him/Egi)



Tinggalkan Balasan