Kota Bandung, inakor.id – Dinas Ketenagakerjaan (Dis naker) Kota Bandung menggelar Job Fair 2025 di Kiara Artha Park, Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Rabu (19/11/2025). Kegiatan yang di awali dengan pembacaan doa tersebut di hadiri puluhan perusahaan yang membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Acara ini juga berlangsung 2 Hari, yaitu mulai 19-20/11/2025, dan di hadiri Anggota DPRD Komisi IV Kota Bandung H. Asep Mulyadi SH., Kepala Dis naker Kota Bandung Andri Darusma M.Si., perwakilan Kadin Kota Bandung. Hadir pula Forum Ketenagakerjaan Kota Bandung, Camat Batununggal, para lurah, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Kota Bandung, ketua Forum RW Kota Bandung. Serta perwakilan perusahaan, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.
Dalam laporannya, Kadisnaker Kota Bandung Andri Darusma M.Si. menyampaikan bahwa Job Fair 2025 di selenggarakan sebagai fasilitas bagi masyarakat untuk memperoleh pekerjaan yang layak dan sesuai kompetensi.
Ia menjelaskan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kota Bandung saat ini berada pada angka 7,4 persen. Karena itu, Dis nakert berkomitmen memperluas kerja sama dengan berbagai perusahaan untuk menekan angka pengangguran.
“Pada gelaran Job Fair tahun ini, sebanyak 45 perusahaan berpartisipasi. Kami menargetkan kegiatan ini dapat menyerap sekitar 10.200 tenaga kerja. Masyarakat juga dapat mengakses seluruh informasi lowongan melalui situs resmi Disnaker Kota Bandung,” ujar Andri.
Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi SH. dalam sambutannya mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai Job Fair memiliki peran strategis dalam menciptakan tenaga kerja yang profesional dan berdaya saing.
“Job Fair seperti ini sangat penting. Selain membuka akses bagi pencari kerja, kegiatan ini juga membantu masyarakat mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan minat dan keahliannya,” ucapnya.
Asep Mulyadi juga mengimbau warga Kota Bandung untuk memanfaatkan kesempatan ini dengan baik serta terus meningkatkan keterampilan agar mampu bersaing di dunia kerja.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mengurangi pengangguran dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bandung,” tutupnya.***
Suryana.



Tinggalkan Balasan