Pangandaran, inakor.id – Ketua Komisi IV DPRD Pangandaran dari Fraksi PKB, Jalaludin ikut menyoroti kasus dugaan pungutan liar (pungli) dengan modus penjualan tiket palsu oleh oknum petugas di pintu masuk objek wisata Pantai Pangandaran.

Ia mengatakan, peristiwa tersebut telah mencoreng citra pariwisata Pangandaran yang selama ini dikenal sebagai destinasi unggulan Jawa Barat.

banner 336x280

“Peristiwa Ini harus diungkap secara tuntas. Tiket yang dijual oleh oknum bukanlah tiket resmi yang tercatat oleh pemerintah daerah. Artinya, tiket itu palsu. Ini bukan hanya pungli, tetapi juga pemalsuan dokumen,” ujarnya, Minggu (13/07/2025).

Dugaan kuat adanya keterlibatan pihak lain dalam praktik ilegal tersebut, tidak hanya pelaku tunggal dari kalangan tenaga honorer yangtelah diamankan.

“Pentingnya pengembangan penyelidikan agar kasus ini terbongkar hingga keakar. Proses penjualan tiket dilakukan secara terbuka dan melibatkan banyak pihak. Tidak masuk akal jika oknum bertindak sendiri tanpa diketahui oleh petugas lain. Maka, kami mendukung aparat penegak hukum untuk mengusut hingga tuntas,” tandasnya

Ia juga menyoroti sistem pembayaran dan pelaporan retribusi yang masih konvensional.

Menurutnya, penggunaan tiket berbasis digital harus segera diterapkan untuk menutup celah penyalahgunaan.

“Sistem pembayaran masih ada yang menggunakan bonggol tiket manual. Ini menjadi celah bagi oknum untuk bermain. Kami mendorong pemerintah daerah segera menerapkan sistem ticketing digital di seluruh pintu masu objek wisata,” tutur Jalaluddin

Jalaluddin menekankan, bahwa penyelesaian kasus ini tidak cukup hanya dengan teguran atau sanksi administratif. Ia berharap ada proses hukum yang adil dan transparan bagi semua pihak yang terlibat maupun mendapat keuntungan dari praktik tersebut.

“Jika hanya diselesaikan di permukaan, maka kasus seperti ini akan terulang kembali. Harus ada keberanian untuk menindak, baik pelaku lapangan maupun aktor di balik layar. Ini momentum untuk berbenah demi meningkatkan pendapatan daerah,” pungkasnya**

 

(Agit Warganet)

banner 336x280