Pangandaran, inakor.id – Perkumpulan Guru Madrasah (PGM) Indonesia Kabupaten Pangandaran, dan Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pangandaran menggelar Halal Bihalal 1446 H/ 2025 M di Gedung Islamic Center (IC), Pananjung, Pangandaran, Kamis (17/04/2025).
Acara tersebut dihadiri seluruh guru madrasah se-Kabupaten Pangandaran baik dari jenjang RA, MI, MTs, MA, H.Sa’dudin Salim selaku penceramah, Kemenag Kabupaten Pangandaran, Dinas Pendidikan, Dewan Pendidikan, Plt Kabag Kesra Setda Kabupaten Pangandaran, Anggota DPRD Kabupaten Pangandaran, perwakilan Polres Pangandaran, perwakilan PGRI, FKDT dan tamu undangan lainnya.
Plt Kabag Kesra Kabupaten Pangandaran H. Usep Efendi mengatakan, mewakili pemda Pangandaran mengucapkan selamat dan memohon maaf atas kesalahan.
“Kami mengucapkan selamat dan permohonan maaf atas segala kekurangan, kekhilafan apa yang sudah kami lakukan barangkali ada hal yang kami lakukan, mohon maaf lahir dan batin,” katanya kepada sejumlah wartawan
Ia juga menyampaikan, ajakan untuk membangun Pangandaran menyiapkan generasi terbaik.
“Insya Allah kami akan bersama bahu-membahu, akan bekerja sama berikhtiar sabilulungan, melahirkan generasi terbaik melalui kerja keras dan kerja ikhlas melalui PGM Indonesia Pangandaran,” ujar Usep
Menurutnya, melihat dari sisi sebagai orang Pangandaran pentingnya pendidikan agama di kabupaten Pangandaran.
“Kaki itu dua, kalau kakinya satu pasti pincang. Kalau pendidikan hanya diselesaikan di bawah pemerintahan dalam ini disdik, berarti kakinya sebelah. Ketika kakinya ingin kenceng larinya apalagi penuh loncatan kakinya harus dua, berarti harus ada lembaga pendidikan yang bernaung di Kementerian Agama,” jelas Usep
Di tempat yang sama, Ketua PGM Indonesia Kabupaten Pangandaran Dede Zenal Aripin berharap, guru madrasah di Kabupaten Pangandaran harus semakin maju dan sejahtera. Tentu, keterlibatan pemerintah juga sangat dibutuhkan dalam hal ini.
“PGM juga terus berupaya untuk mendorong para guru dalam meningkatkan pola pembelajaran yang lebih baik untuk kesuksesan pendidikan di kabupaten Pangandaran,” tambahnya.
Sementara itu, Jalaludin selaku Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Pangandaran mengungkapkan, bahwa pendidikan agama itu sangat penting, untuk itu keberadaan PGM yang di dalamnya terdapat guru-guru madrasah itu harus terus didukung.
“Kami berharap agar guru madrasah bisa terus berkompetisi dengan tenaga pendidik lainnya. Saya meyakini itu semua bisa diwujudkan jika terpenuhi unsur pendukung lainnya, baik itu sarana prasarana, terpenuhinya jenjang karir guru di madrasah, dan juga kemampuan atau bekal mengajar yang cukup. Kami akan memperjuangkan hal-hal tersebut agar bisa terealisasi,” tutupnya (*)



Tinggalkan Balasan