Pangandaran, inakor.id – KBP3A Kabupaten Pangandaran atau BKKBN merayakan HUT RI ke 79 sekaligus Perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 31 dan HUT IPEKB Ke 27 Tingkat Kabupaten Pangandaran dengan tema ‘Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas’, di Panggung Terbuka, Pamugaran, Pangandaran, Jabar, Senin (26/08/2024).

Bupati Pangandaran H. Jeje Wiradinata yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan, apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

banner 336x280

“Saya sampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas terselenggaranya kegiatan hari ini kepada rekan-rekan lini lapangan yang terdiri dari penyuluh KB, Pos KB dan Sub PPKBD,” katanya

Jeje mengungkapkan, bahwa masih ada permasalahan yang berkaitan dengan masa depan yang akan dititipkan kepada anak-anak kelak.

“Permasalahan stunting, pernikahan anak di bawah umur dan kekerasan seksual pada anak, menjadi momok yang mengkhawatirkan yang perlu ditangani secara serius,” paparnya

Menurutnya, berdasarkan data yang dihimpun Dinas Kesehatan dan Dinas Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak perbulan Juni tahun 2024, sejumlah 471 Anak-anak mengalami stunting, 298 anak menikah dini serta 6 Anak-anak mengalami kekerasan seksual.

“Yang justru pelakunya adalah orang-orang terdekat mereka. Harapan dan kontribusi semua agar tercapai Indonesia Emas, dapat dimulai dari keluarga sebagai kelompok terkecil dalam masyarakat,” ujar Jeje

Di tempat yang sama, Kepala Dinas KBP3A atau BKKBN Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani menyampaikan, sebagai ujung tombak pemerintah dalam mencapai tujuan dan cita-cita menjadikan keluarga sebagai pondasi bangsa Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) dihadirkan mendampingi masyarakat di lapisan terbawah, dengan membawa visi dan misi mewujudkan Indonesia Emas.

“Dalam Proses dan perjalannya tidak semua hal berjalan lancar tentunya banyak pula hambatan yang dihadapi,” ujarnya

Dirinya bertekad dan berkomitmen untuk mendukung setiap program yang telah dan direncanakan oleh BKKBN untuk mewujudkan Indonesia Emas.

“Di antaranya dengan menjalankan kelompok-kelompok kegiatan melalui kampung keluarga berkualitas, penurunan prevalensi stunting, pendampingan KRS, serta pelaksanaan pelayanan KB yang dilaksanakan secara rutin di Faskes maupun momentum dengan sistem jemput bola,” Tandas Dani (Agit Warganet)

banner 336x280