Purwakarta – INAKOR.ID – Pemerintahan Desa Citalang, Purwakarta, Jawa Barat, terus berupaya untuk menyempurnakan salah satu program andalannya dalam.pengelolaan sampah di wilayahnya.

Setelah berhasil membangun gedung pengolahan sampah (GPS) yang berlokasi di Kampung Mekarsari RT 016/004 melalui dana desa (DD). Dimana GPS ijni merupakan yang pertama dan satu-satunya di Kabupaten Purwakarta.

banner 336x280

Mengapa disebut satu-satunya di Kabupaten Purwakarta ? Hal ini karena keberadaan GPS “Mekar Mandiri” dibangun dengan sumber anggarannya dari dana desa (DD). Sementara ditempat lain bangunan serupa biasanya dibangun dengan menggunakan anggaran lainnya.

Keseriusan, konsistensi dan komitmen agar program ini dapat berjalan sesuai harapan, ditunjukkan oleh Kepala Desa Citalang, Mohamad Kosasih, S.E.

Tidak tanggung-tanggung, begitu pembangunan GPS selesai, Pemdes Citalang langsung tancap gas. Kades berangkatkan pengurus GPS “Mekar Mandiri” lakukan studi banding di 3 titik sekaligus. Studi banding ini dilaksanakan dari tanggal 31 Juli 2024 s/d 02 Agustus 2024.

Adapun 3 tempat yang dimaksud adalah :
1. Bank sampah “Gemah Ripah”, Kabupaten Bantul, Jawa Tengah. Peraih berbagai penghargaan bergengsi, mulai dari tingkat kabupaten hingga penghargaan tingkat nasional;
2. Tempat Pengelolaan Sampah Reuse, Reduce, Recyle (TPS-3R) Magelang, Jateng ini peraih TPS3R terbaik tingkat nasional;
3. TPS-3R Borobudur

“Kami, Pemdes Citalang sangat serius dengan program ini. Setelah pembangunan GPS “Mekar Mandiri” selesai, kita langsung kirim perwakilan pengurus GPS kunjungan studi banding ke 3 lokasi di Jawa Tengah. Semuanya memiliki prestasi yang sangat membanggakan,” ujar Kades

“Tujuan dari studi banding ini adalah ketika program pengolahan sampah ini berjalan, apa yang mereka dapat di sana, dapat diaplikasikan di wilayah kami. Kami belajar dari kesuksesan saudara kami di Jawa Tengah. Mereka telah sukses dan sudah menorehkan berbagai prestasi dan pengaargaan bergengsi dan luar biasa membanggakan,” tambahnya.

Yaya Siswaya, salah seorang pengurus GPS “Mekar Mandiri” Desa Citalang, Purwakarta,yang turut serta dalam studi banding ini mengatakan, bahwa studi banding ini untuk menimba pengalaman dan ilmu dari keberhasilan yang telah dicapai oleh saudara kami di Provinsi Jawa Tengah.

Ia menjelaskan, di hari pertama, lokasi yang menjadi tempat studi banding yakni Bank Sampah “Gemah Ripah” Bantul. Bank sampah ini telah berhasil menorehkan berbagai prestasi yang patut dijadikan contoh dalam pengelolaan sampah.

Ditambahkannya, kami disambut langsung oleh Direktur Bank Sampah “Gemah Ripah”, Bambang Suwerda, S.ST,. M.Si. yang didampingi oleh seluruh jajaran pengurusnya.

“Sambutan yang sangat hangat, itulah kesan pertama kami ketika kami diterima oleh pengurus Bank Sampah “Gemah Ripah”. Lebih terkagum-kagum lagi ketika kami diajak keliling mengenal secara langsung bagaimana mereka melakukan semuanya dengan sangat baik, sistem yang sudah terbangun dengan baik. Semuanya berjalan secara terstruktur dan sistematis. Manajemen mereka sangat luar biasa,” kata Yaya.

Disela-sela penyambutannya, Direktur Bank Sampah “Gemah Ripah” menyampaikan apresiasinya atas kedatangan pengurus GPS “Mekar Mandiri” untuk melakukan studi banding dalam pengelolaan sampah.

“Selamat datang ditempat kami dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan, dimana kami dijadikan lokasi studi banding Pengurus GPS “Mekar Mandiri” Desa Citalang, Purwakarta,” kata Bambang Suwerda.

“Semoga sepulang dari tempat kami, pengelolaan sampah di Purwakarta, khususnya di GPS “Mekar Mandiri” Citalang dapat terus berkelanjutan dan mandiri. Karena sejatinya ketika pengelolaan sampah dilakukan dengan serius dan dibangun manajemen yang terstruktur dan sistematis, akan dapat meningkatkan perekonomian keluarga, disamping tetap terpeliharanya alam kita ini dari sampah,” imbuh Bambang.

Diakhir keterangannya, Yaya Siswaya mengatakan kekagumannya atas pengelolaan sampah yang dilakukan oleh Bank Sampah “Gemah Ripah” Kab. Bantul.

“Banyak pengalaman dan ilmu yang kami peroleh dari studi banding di Bank Sampah ” Gemah Ripah” Bantul ini. Semoga kami dapat mengaplikasinya sehingga kami bisa sukses seperti pencapaian yang sudah diraih oleh Bank Sampah “Gemah Ripah”. Mohon support dan do’anya agar kami bisa mencapai kesuksesan sebagaimana yang dicapai oleh Bank Sampah “Gemah Ripah” Bantul ini,” pungkas Yaya.

Selanjutnya, pengurus GPS “Mekar Mandiri” melanjutkan kunjungan studi banding di hari kedua di TPS-3R Magelang dan TPS-3R Borobudur.

banner 336x280