Pangandaran, inakor.id – Wahyu Hidayat terpilih sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Pangandaran, dirinya merasa bersyukur atas perjuangan melewati tantangan demi tantangan.

“Rasa syukur Alhamdulillah dan bangga atas terpilihnya sebagai Ketua DPD KNPI Pangandaran, setelah melalui perjuangan yang luar biasa meskipun sempat tertunda beberapa waktu.” kayanya, Sabtu (05/10/2024).

banner 336x280

Dirinya menjelaskan, proses Musda yang semula dijadwalkan di Pangandaran harus dialihkan ke Bandung oleh KNPI Jawa Barat, ini dikarenakan Pangandaran dianggap tidak mampu melaksanakan rapat Musda tepat waktu.

“Hal ini sempat menimbulkan polemik, terutama dari pihak yang merasa pelaksanaan Musda tersebut tidak sah.” papar Wahyu

Lebih lanjut Wahyu mengatakan, Musda yang digelar di Jawa Barat itu sah dan sesuai dengan aturan AD/ART KNPI, meskipun masih ada kelompok yang menolak dan menganggap pelaksanaannya dipaksakan. Namun, Ia membantah tuduhan tersebut.

“Tim saya itu terdiri dari berbagai elemen. Termasuk sayap partai politik, kelompok religius, dan cipayung plus, sehingga tidak bisa disebut hanya mewakili satu golongan.” tegasnya

Pasca terpilih menjadi Ketua DPD KNPI Kabupaten Pangandaran, ia berencana menyusun kepengurusan baru melalui rapat tim formatur, dengan fokus pada pembenahan struktur personalia.

“Bahwa polemik yang muncul tidak akan mempengaruhi Pilkada Pangandaran, bukan terkait dengan kepentingan politik Pilkada. Karena tujuannya adalah menyelamatkan organisasi dan memajukan pemuda Pangandaran.” tandasnya

Menurutnya, jika ada pihak yang ingin menggugat hasil Musda, dipersilakan untuk membuktikannya. Baginya, pengurus DPD KNPI sebelumnya sudah domisioner per 21 Juli 2024.

“Sehingga sudah tidak bisa membuat keputusan apa pun.” tutup Wahyu (*)

banner 336x280