Pangandaran, inakor.id – Ratusan warga Desa Bojong hadir dalam acara Juara Peduli ‘Satu Tindakan Membangun Kebaikan,” di Mesjid Jame Baeturrohman, Dusun Karangnangka, Desa Bojong, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, Kamis (30/05/2024).

Kegiatan tersebut dilaksanakan SMP Juara Bandung berkolaborasi dengan provider Pesona Citumang dan disponsori oleh Rumah Zakat, Universitas Muhammadiyah dan lain-lain. Acara Diisi program sembako murah, kado yatim, jompo dan lomba masak.

banner 336x280

Kepala Sekolah SMP Juara Bandung Putra Muhammad Fajrudin mengatakan, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan setiap setahun sekali oleh SMP Juara Bandung.

“Acara ini adalah kegiatan akhir tahun anak-anak kelas 9 yang diikuti 75 siswa. Ini merupakan bagian daripada projek pembelajaran mereka,” katanya kepada inakor.id

Dirinya menerangkan, kegiatan akhir tahun yang biasanya diisi hanya Study Tour ini ada kegiatan sosialnya.

“Karena kami mempunyai misi itu, anak-anak harus bermanfaat untuk masyarakat sekitar dengan tujuan menumbuhkan jiwa sosial anak-anak, rasa empati, simpati mereka kepada masyarakat yang tidak mampu,” jelas Putra

Putra juga menyampaikan, ini sebagai bentuk jawaban atas beredarnya Surat Edaran terkait Study Tour.

“Syudy tour ya baik dilakukan, hanya mungkin kegiatannya diisi dengan kegiatan lainnya seperti sosial dan bus yang layak jalan juga tentunya izin orang tua,” ujarnya

Di tempat yang sama, Zacky Umar Hilabi Siswa kelas IX (9) sebagai Ketua Pelaksana mengatakan, selain acara baksos adalah acara perpisahan.

“Y bukan hanya baksos tapi sekaligus acara perpisahan kelas 9 SMP Juara Bandung,” ucapnya

Setelah baksos acara dilanjutkan ke destinasi wisata untuk liburan.

“Rekreasinya ke Citumang dulu lalu ke Pangandaran,” terang Zacky

Masih di tempat yang sama, Dede Dzoelmi atau yang biasa disapa kang Adoet Owner Pesona Citumang menambahkan, SMP Juara Bandung berkolaborasi dengan Pesona Citumang untuk mengadakan acara Juara Peduli.

“Saya Alhamdulillah dipercaya untuk koordinator baksos di sini,” tuturnya

Lebih lanjut kang Adoet juga menyampaikan, Study Tour jangan diambil sisi negatifnya saja tapi ambil juga sisi baiknya.

“Contohnya hal-hal seperti ini, Study Tour sembari sosial seperti yang dilakukan SMP Juara Bandung,” pungkasnya (Agit Warganet)

banner 336x280