Pangandaran, inakor.id – Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Polres Pangandaran menggelar silaturahmi bersama tokoh agama, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), serta sejumlah organisasi kemasyarakatan untuk memastikan kesiapan pengamanan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Operasi Lilin yang digelar serentak oleh Polri di seluruh Indonesia.
Kapolres Pangandaran menegaskan bahwa intensitas kegiatan masyarakat menjelang akhir tahun selalu mengalami peningkatan, mulai dari ibadah, perayaan keluarga, hingga kunjungan wisatawan. Karena itu, Polres Pangandaran memastikan seluruh personel siap melakukan pengamanan secara maksimal.
“Akhir tahun selalu diwarnai peningkatan aktivitas masyarakat. Kami mengambil langkah-langkah antisipasi agar seluruh rangkaian ibadah Natal dapat berlangsung aman dan khidmat,” ujar Kapolres, Selasa (2/12/2025).
Melalui ajang silaturahmi ini, ia menekankan pentingnya masukan dari tokoh agama terkait kebutuhan pengamanan dan potensi kerawanan yang harus diantisipasi bersama.
Dalam arahannya, Kapolres menyampaikan beberapa poin utama, antara lain:
1. Mengimbau masyarakat dan tokoh agama segera melaporkan jika menemukan berita hoaks bernuansa SARA.
2. Menyampaikan salam hangat dari Kapolda Jawa Barat kepada seluruh tokoh agama terkait kesiapan Polres Pangandaran dalam Operasi Lilin Lodaya.
3. Meningkatkan pengamanan di tempat-tempat ibadah, khususnya pada malam dan hari Natal.
4. Mengoptimalkan pengaturan arus lalu lintas di kawasan wisata dan jalur utama Pangandaran.
Kapolres menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan Natal dan Tahun Baru tidak semata-mata bergantung pada aparat keamanan, tetapi menjadi tanggung jawab bersama.
“Kolaborasi seluruh unsur masyarakat sangat penting. Kami berharap para tokoh agama bisa membantu mengimbau umat agar tetap menjaga ketertiban dan tidak mudah terprovokasi,” tegasnya.
FKUB Tegaskan Kerukunan sebagai Komitmen Bersama
FKUB Kabupaten Pangandaran turut menyampaikan apresiasi atas upaya penguatan komunikasi yang dilakukan Polres Pangandaran. Menurut FKUB, suasana aman dan harmonis harus dijaga melalui dialog yang berkesinambungan.
“Kerukunan bukan hanya konsep, tetapi komitmen bersama. Kami mendukung langkah Polres dalam memperkuat koordinasi menjelang perayaan Natal,” ujar perwakilan FKUB.
FKUB juga berencana mengadakan doa lintas agama sebagai wujud dukungan terhadap Operasi Lilin Lodaya dan sebagai momentum mempererat kebersamaan antarumat beragama.
GP Ansor: Siap Bersinergi Jaga Keamanan Natal
Ketua GP Ansor Kabupaten Pangandaran turut memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan pengamanan akhir tahun.
“Ansor dan Banser memiliki komitmen kuat untuk menjaga toleransi dan keharmonisan sosial. Kami siap bersinergi dengan Polres Pangandaran dalam setiap langkah pengamanan,” tegasnya.
GP Ansor Pangandaran menyampaikan tiga komitmen utama:
1. Ansor dan Banser siap bekerja sama dengan Polres Pangandaran dalam pengamanan ibadah Natal.
2. Mendukung terciptanya suasana damai serta meminimalisir potensi intoleransi, provokasi, dan penyebaran hoaks.
3. Berkolaborasi dengan tokoh agama dan masyarakat untuk menjaga stabilitas sosial di Kabupaten Pangandaran.
Dengan sinergi antara aparat keamanan, tokoh agama, dan organisasi masyarakat, Polres Pangandaran optimistis pelaksanaan ibadah Natal dan perayaan Tahun Baru di wilayahnya akan berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana toleransi.**
(AW/ AG)



Tinggalkan Balasan