Pangandaran, inakor.id – Dinas Perhubungan Kabupaten Pangandaran terus mengoptimalkan layanan shuttle bus gratis bagi wisatawan yang berkunjung ke kawasan wisata.
Sosialisasi penggunaan shuttle dilakukan secara masif melalui berbagai kanal, mulai dari koordinasi lintas SKPD hingga woro-woro langsung di lokasi strategis seperti area parkir eks Pasar Wisata dan pusat informasi.
Roni menyampaikan bahwa fasilitas shuttle ini sengaja disediakan Pemerintah Daerah untuk mendukung kenyamanan wisatawan selama berada di Pangandaran tanpa dipungut biaya.
“Informasi penggunaan shuttle ini khusus bagi wisatawan yang datang ke Pangandaran. Kami bersama SKPD terkait telah melakukan sosialisasi melalui video maupun woro-woro di lokasi yang sering dikunjungi wisatawan. Di pusat parkir eks Pasar Wisata dan pusat informasi, kami juga terus berulang-ulang memberikan pemahaman kepada pengunjung bahwa tersedia fasilitas bus shuttle gratis sebagai pendukung kenyamanan berwisata,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Ia menambahkan, sejak layanan tersebut dilaksanakan, pihaknya mencatat sejumlah masukan dari pengunjung maupun pengemudi. Keluhan-keluhan itu dihimpun melalui call center serta media sosial untuk dijadikan bahan evaluasi.
Sementara itu, Opik Kurniawan mengakui masih terdapat beberapa kendala di lapangan, terutama keterlambatan penjemputan pada jam sibuk.
“Berdasarkan catatan kami, keterlambatan penjemputan terjadi terutama pada jam padat antara pukul 11.00 hingga sekitar 14.30. Hal ini disebabkan kondisi lalu lintas yang padat, jumlah armada yang terbatas, serta adanya penumpukan penumpang dalam waktu bersamaan, baik yang akan dijemput maupun diantar,” jelasnya.
Menurutnya, Dishub Pangandaran terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan shuttle, termasuk kemungkinan penambahan armada. Namun, keputusan tersebut tetap menyesuaikan kondisi kunjungan wisatawan.
“Untuk penambahan armada, kami melihat situasi terlebih dahulu. Saat ini masih Lebaran, arus lalu lintas relatif padat, namun jumlah pengunjung bisa berubah setelah Lebaran. Fasilitas shuttle ini mengikuti jumlah kunjungan. Percuma jika armada diperbanyak tetapi tidak sebanding dengan kebutuhan,” tambahnya.
Dishub berharap layanan shuttle gratis ini dapat terus dimanfaatkan wisatawan guna mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan wisata serta meningkatkan kenyamanan selama berlibur di Pangandaran.**
(AW/ AG)



Tinggalkan Balasan