Pangandaran, inakor.id – Seorang wisatawan asal Kabupaten Tasikmalaya dilaporkan meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan laut di kawasan Pasir Putih Pantai Barat Pangandaran, Kamis (25/12/2025) pagi.
Berdasarkan keterangan kepolisian, insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB. Korban diketahui tengah berenang di sekitar area Kapal Viking. Diduga korban tidak menyadari kontur dasar laut yang cukup dalam di sisi kapal, hingga akhirnya terseret arus dan tidak kembali ke permukaan.
Sekitar 15 menit kemudian, korban ditemukan di sekitar area bekas baling-baling Kapal Viking dalam kondisi tidak bernyawa. Proses evakuasi dilakukan oleh Satpolairud Polres Pangandaran bersama Tim SAR Gabungan, sebelum korban dibawa ke RS Pandega Kabupaten Pangandaran untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolres Pangandaran AKBP Dr. Andri Kurniawan, S.I.K., M.H., mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat begitu menerima laporan kejadian tersebut.
“Setelah mendapat informasi, personel Satpolairud bersama Tim SAR Gabungan segera melakukan pencarian dan evakuasi korban. Kami juga melakukan pengecekan ke rumah sakit dan lokasi kejadian untuk memastikan kronologi serta langkah antisipasi ke depan,” ujar Kapolres.
Kapolres Pangandaran bersama Bupati Pangandaran Citra Pitriyami dan Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran turut hadir di RS Pandega untuk memastikan kondisi korban serta meminta keterangan dari sejumlah saksi. Rombongan Forkopimda kemudian melanjutkan peninjauan ke lokasi kejadian guna mengevaluasi faktor keselamatan di kawasan wisata tersebut.
Polres Pangandaran kembali mengingatkan wisatawan agar tidak berenang di sekitar area Kapal Viking yang memiliki karakteristik perairan berbahaya.
“Kami mengimbau seluruh wisatawan untuk mematuhi rambu-rambu keselamatan dan tidak beraktivitas di zona rawan. Keselamatan harus menjadi prioritas utama saat berwisata,” tegas AKBP Andri.
Polres Pangandaran menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban kawasan wisata, serta terus bersinergi dengan seluruh elemen masyarakat, termasuk kelompok sadar wisata, demi menciptakan rasa aman dan nyaman bagi pengunjung menuju Pangandaran sebagai destinasi wisata berkelas dunia.**
(AW/ AG)



Tinggalkan Balasan