Jakarta, Inakor.id — Polemik terkait ijazah Presiden Joko Widodo kembali mencuat setelah perubahan sikap dari Rismon Sianipar. Sosok yang sebelumnya meragukan keaslian ijazah tersebut kini justru menyatakan bahwa ijazah Jokowi adalah asli.
Menanggapi hal tersebut, Roy Suryo mengaku curiga. Ia menilai pengakuan Rismon tidak terjadi secara wajar, melainkan diduga karena adanya tekanan atau paksaan dari pihak tertentu.
Menurut Roy, perubahan sikap yang terjadi secara tiba-tiba sulit diterima secara logika. Ia menilai, seseorang yang sebelumnya aktif melakukan kajian dan menyuarakan keraguan, tidak mungkin langsung berubah tanpa alasan yang jelas.
Roy juga mengaitkan perubahan tersebut dengan situasi tertentu yang diduga memengaruhi keputusan Rismon. Ia menyinggung kemungkinan adanya faktor eksternal yang membuat Rismon akhirnya mengakui keaslian ijazah tersebut.
Di sisi lain, perubahan sikap Rismon terjadi di tengah proses hukum yang sedang berjalan. Sebelumnya, ia terlibat dalam kasus terkait dugaan pencemaran nama baik akibat pernyataannya mengenai ijazah tersebut.
Polemik ini pun kembali memicu perdebatan di tengah masyarakat. Sebagian pihak menilai pernyataan Roy sebagai bentuk kritik, sementara yang lain menganggapnya justru memperpanjang isu yang seharusnya sudah selesai.
Hingga kini, isu mengenai ijazah Presiden Joko Widodo masih menjadi perhatian publik, seiring dengan berbagai pernyataan dan perkembangan yang terus bermunculan.



Tinggalkan Balasan