Pangandaran, inakor.id – Rohimat Resdiana anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari Fraksi PDI Perjuangan menanggapi unggahan di media sosial (medsos) facebook yang menyebut nama dirinya.
Rohimat Resdiana atau biasa dipanggil Imat mengaku tersanjung disebut oleh sosok yang ia hormati. Namun, ia merasa perlu meluruskan beberapa hal. Menurutnya, pernyataan bahwa hanya segelintir orang yang “memiliki” Kabupaten Pangandaran tidaklah tepat.
“Saya lahir di desa Cibogo, kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran. Tentu saya memiliki Pangandaran, tapi bukan hanya saya. Pangandaran adalah milik semua masyarakat, bukan milik segelintir orang atau kelompok politik,” katanya melalui video di channel youtube Warganet Pangandaran, Rabu (13/08/2025).
Imat juga mengutip kaidah fiqih yaitu tasaruful imam ‘alar ra’iyyah manuthun bil mashlahah yang artinya kebijakan pemimpin harus selalu didasarkan pada kemaslahatan rakyat.
“Saya mengajak seluruh tokoh dan masyarakat untuk menyumbangkan gagasan dan gerakan demi kepentingan bersama,” tuturnya
Selain itu, Imat juga menanggap bahwa pemerintahan Bupati Pangandaran Citra Pitriyami yang dianggap anti kritik.
“Saya menegaskan, bupati Pangandaran terbuka terhadap masukan selama bersifat konstruktif, bukan fitnah atau hoaks,” tandasnya
Ia juga mengungkapkan, setiap dua minggu sekali Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Pangandaran menggelar rapat tiga pilar yang melibatkan eksekutif, legislatif, dan struktural partai untuk membahas isu-isu yang berkembang di masyarakat.
Terkait tuduhan di salah satu unggahan medsos, bahwa kekayaan bupati Pangandaran Citra Pitriyami yang meningkat drastis, hal itu tidak benar.
“Berdasarkan data LHKPN KPK, tidak ada lonjakan seperti yang diberitakan. Saya menulis klarifikasi bukan karena membela individu, tapi demi melindungi masyarakat dari hoaks dan fitnah,” ungkap Imat
Menutup pernyataannya, Imat menegaskan bahwa tidak ada aturan dalam Tata Tertib DPRD yang melarang anggota mendukung program pemerintah, selama program tersebut berpihak pada rakyat.
“Selama kebijakan itu maslahat dan pro rakyat, saya akan mendukung,” pungkasnya**
(Agit Warganet)



Tinggalkan Balasan