Jakarta, inakor.id – Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) menandai usianya yang ke-18 dengan menggelar Seminar Nasional dan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Jakarta pada Selasa (11/11/2025). Kegiatan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat eksistensi dan peran jurnalisme warga di tengah perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat.
Acara dipimpin oleh Ketua Umum PPWI, Wilson Lalengke, yang dalam sambutannya menekankan bahwa peringatan HUT PPWI bukan hanya seremoni, melainkan ajang konsolidasi dan refleksi diri bagi seluruh anggota.
“Selama 18 tahun perjalanan, PPWI hadir sebagai ruang bagi masyarakat untuk menyuarakan kebenaran dan mengawal keterbukaan informasi publik. Kini saatnya kita memperkuat integritas, profesionalisme, dan semangat kolaborasi,” ujar Wilson di hadapan peserta seminar.
Rangkaian kegiatan ini diikuti oleh para pengurus dan anggota PPWI dari berbagai daerah di Indonesia, serta perwakilan dari sejumlah negara sahabat. Antusiasme peserta, baik dari dalam maupun luar negeri, menunjukkan bahwa jurnalisme warga Indonesia telah mendapat tempat tersendiri di tingkat global.
Selain seminar yang menghadirkan para pakar komunikasi, akademisi, dan praktisi media, Rakernas PPWI juga membahas arah kebijakan organisasi untuk tahun mendatang. Fokus utama pembahasan meliputi penguatan kapasitas anggota melalui pelatihan jurnalistik, pemanfaatan teknologi digital, serta peningkatan peran PPWI dalam literasi media masyarakat.
Dalam penutupan kegiatan, seluruh peserta menandatangani deklarasi komitmen bersama untuk menjaga independensi, solidaritas, dan etika jurnalistik. Dengan mengusung semangat “Satu Pena, Satu Suara untuk Indonesia,” PPWI menegaskan tekadnya untuk terus menjadi bagian penting dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui karya-karya informasi yang inspiratif dan bertanggung jawab.**
(Agus Giantoro/ Agit Warganet)



Tinggalkan Balasan