Bandung, inakor.id – Suasana Bandung yang sejuk pada Kamis (27/11/2025) menjadi saksi sebuah pertemuan penting yang membawa harapan besar bagi upaya penguatan pengawasan publik dan transparansi hukum di Jawa Barat. Ketua Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI) Kabupaten Pangandaran, Nana Sumarna, bersama Sekretaris Jenderal DPP LPI Tipikor Indonesia, Nanang Kusyana, melakukan kunjungan resmi ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat (Kejati Jabar) sebagai bagian dari agenda memperluas jejaring kerja serta membangun kolaborasi strategis dengan aparat penegak hukum.
Kedatangan keduanya disambut langsung oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya S.H., M.H., bersama jajaran strukturalnya. Penyambutan hangat yang diberikan menggambarkan eratnya hubungan antara lembaga pers, organisasi masyarakat sipil, dan institusi penegak hukum dalam menjaga integritas ruang publik.
Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana dialogis dan informal, namun tetap penuh wibawa. Ketiganya terlibat dalam pembahasan mendalam mengenai pentingnya membangun sistem komunikasi dua arah yang terbuka, efektif, dan berkelanjutan. Fokus utama diskusi menyentuh pada optimalisasi fungsi media warga dalam mendukung terciptanya kontrol sosial yang sehat serta penguatan peran lembaga masyarakat dalam mengawasi jalannya proses hukum di daerah.
Ketua PPWI Pangandaran, Nana Sumarna, menegaskan bahwa kunjungan ini bukan sekadar agenda silaturahmi. Menurutnya, media warga memiliki tanggung jawab moral untuk ikut berperan dalam menjaga transparansi publik, mengedukasi masyarakat, dan membantu memastikan bahwa penegakan hukum berjalan secara profesional serta bebas dari intervensi.
“Kami hadir untuk membangun jembatan komunikasi. Media warga dan lembaga pengawasan seperti PPWI dan LPI Tipikor Indonesia harus tetap menjadi bagian dari upaya memperkuat integritas hukum, bukan hanya sebagai penyampai informasi, tetapi juga mitra kritis yang konstruktif,” jelas Nana.
Dalam kesempatan yang sama, Sekjen DPP LPI Tipikor Indonesia, Nanang Kusyana, menyerahkan tindak lanjut beberapa Laporan Pengaduan (Lapdu) yang sebelumnya telah diajukan. Dokumen tersebut menjadi bagian dari komitmen nyata LPI Tipikor Indonesia dalam membantu masyarakat mengawal berbagai dugaan persoalan hukum di daerah.
Menanggapi hal tersebut, Kasi Penkum Kejati Jabar, Nur Sricahyawijaya, memastikan bahwa pihaknya akan memberikan perhatian penuh. “Kami akan segera menindaklanjuti setiap laporan yang masuk. Semua proses akan kami jalankan sesuai ketentuan, dan perkembangan akan kami informasikan secara berkala,” tegasnya.
Kejaksaan Tinggi Jawa Barat selama ini dikenal sebagai institusi yang menjunjung tinggi nilai profesionalisme, akuntabilitas, dan integritas. Sebagai garda terdepan penegakan hukum di provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, Kejati Jabar terus memperkuat prinsip keterbukaan informasi serta memperluas ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat.
Melalui kunjungan ini, terbangun pemahaman bersama tentang urgensi membangun kemitraan yang sehat dan strategis antara pers, organisasi pemberantas korupsi, dan lembaga kejaksaan. Kolaborasi ini diharapkan dapat menghadirkan ekosistem informasi yang berimbang, memperkuat budaya hukum yang bersih, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.
Kegiatan di Bandung ini pun menjadi simbol bahwa sinergi lintas sektor bukan hanya sekadar wacana, melainkan langkah konkret untuk mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan dan penegakan hukum yang transparan, partisipatif, dan berkeadilan. PPWI Pangandaran dan LPI Tipikor Indonesia menegaskan bahwa kolaborasi seperti ini akan terus diperluas dan diperdalam demi mewujudkan Jawa Barat yang bebas dari praktek korupsi dan semakin kuat dalam menjaga nilai-nilai demokrasi.
Dengan demikian, pertemuan di Kejati Jawa Barat bukan hanya sekadar agenda formal, tetapi sebuah pijakan penting menuju harmonisasi hubungan antara lembaga pers, lembaga masyarakat, dan aparat penegak hukum. Sebuah langkah bersama untuk membangun masa depan Jawa Barat yang lebih bersih, lebih jujur, dan lebih berintegritas.**
(AW/ AG)



Tinggalkan Balasan