Pangandaran, inakor.id – Polres Pangandaran melaksanakan kegiatan panen jagung di lahan ketahanan pangan yang berlokasi di Blok Bukit Baruno, Dusun Lebakjero, Desa Jadikarya, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Rabu (14/05/2025).

Kegiatan tersebut dimulai sekira pukul 08.00 WIB dan merupakan bagian dari dukungan Polres Pangandaran terhadap Program Nasional Ketahanan Pangan.

banner 336x280

Dihadiri Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto, S.I.K., M.H., Wakapolres Pangandaran Kompol Usep Supiyan, S.H., M.M., para Pejabat Utama Polres Pangandaran, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pangandaran Yadi Gunawan, S.Hut., Anggota DPRD Kabupaten Ciamis H. Adang, perwakilan dari DPRD Kabupaten Pangandaran, pengurus Cabang Bhayangkari Pangandaran, Danramil Langkaplancar, Kapolsek Langkaplancar AKP Asep Dadi Mulyawan, perwakilan dari Pupuk Indonesia, personel Polres Pangandaran, perwakilan dari Polisi Kehutanan Pangandaran, serta tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh adat setempat.

Acara dimulai dengan pembukaan, doa bersama, laporan dari Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Lebakjero, sambutan dari Kapolres Pangandaran, kegiatan panen raya, dan ditutup dengan kegiatan penutupan.

Ketua KTH Lebakjero Jana dalam laporannya menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan panen ini.

“Bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dukungan terhadap petani lokal, khususnya di wilayah Langkaplancar,” ujarnya

Ia juga mengungkapkan bahwa kelompok tani yang dipimpinnya telah terdaftar resmi dan memiliki izin untuk melakukan kegiatan pertanian di kawasan hutan.

“Kegiatan ini merupakan bentuk agroforestry, yaitu integrasi antara pertanian dan kehutanan. Bahwa ada ketentuan yang harus dipatuhi, salah satunya adalah larangan penanaman pohon sawit di wilayah Pangandaran,” papar Jana

Kapolres Pangandaran AKBP Mujianto dalam sambutannya menyampaikan, bahwa panen jagung ini merupakan hasil dari perjuangan bersama selama beberapa bulan terakhir.

“Bahwa program ini adalah bagian dari dukungan Polres terhadap kebijakan pemerintah dalam upaya membangun ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan. Menurutnya, keberhasilan panen perdana ini tidak lepas dari kerja sama dan dukungan dari semua pihak,” katanya

Dirinya juga menyampaikan harapan, agar ke depan lahan yang dikelola dapat diperluas dari satu hektar menjadi sepuluh hektar.

“Dengan estimasi produksi mencapai 20 ton jagung,” imbuh AKBP Mujianto

Sebelum panen dimulai, pada pukul 07.00 WIB telah dilaksanakan apel pagi persiapan kegiatan, yang dipimpin oleh Wakapolres Pangandaran Kompol Usep Supiyan, S.H., M.M. Dalam arahannya.

Kompol Usep Supiyan mengatakan, bahwa panen ini merupakan hasil dari proses yang dimulai empat bulan lalu.

“Pentingnya kerja sama dan kesiapan semua pihak agar kegiatan berjalan lancar, serta mengingatkan agar seluruh personel tidak saling mengandalkan dan saling membantu dalam pelaksanaan di lapangan,” tandasnya

Panen jagung ini menjadi simbol nyata keterlibatan institusi Polri dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Melalui program ini, Polres Pangandaran menunjukkan bahwa sinergi antara aparat kepolisian, masyarakat, dan pemerintah daerah dapat memberikan dampak positif bagi ketahanan pangan dan kesejahteraan bersama. (*)

banner 336x280