Pangandaran, inakor.id – Polres Pangandaran menghadirkan inovasi pos pelayanan tematik dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026 dengan mendirikan Pos Terpadu “Ikan Marlin” di kawasan Bunderan Marlin, salah satu titik strategis wisata di Pangandaran.

Pos terpadu ini dibangun sebagai tindak lanjut arahan Kapolda Jawa Barat agar setiap wilayah menghadirkan pos pelayanan dengan konsep khusus yang menyesuaikan karakteristik daerah. Di Pangandaran, konsep yang diusung adalah “Masjid Ikan Marlin” yang menggabungkan fungsi pelayanan, keamanan, dan tempat istirahat bagi masyarakat.

banner 336x280

Selain berfungsi sebagai pusat pengamanan, pos ini juga dilengkapi berbagai fasilitas gratis untuk menunjang kenyamanan pemudik dan wisatawan. Di antaranya kursi pijat tradisional dan otomatis, layanan pemeriksaan kesehatan, area bermain anak (playground), serta ruang santai dengan konsep terbuka.

Pengunjung juga dapat menikmati kopi khas Sidamulih, makanan dan minuman gratis, serta fasilitas WiFi dan charging station. Tak hanya itu, tersedia hiburan live music, spot foto tematik, dan layanan informasi wisata untuk membantu para pelancong.

Kapolres Pangandaran, AKBP Ikrar Potawari, mengatakan bahwa kehadiran pos tematik ini merupakan bentuk pelayanan Polri yang lebih humanis dan inovatif.

“Kami menindaklanjuti arahan Kapolda Jawa Barat dengan menghadirkan pos terpadu bertema kearifan lokal. Bunderan Marlin sebagai ikon Pangandaran kami angkat menjadi konsep utama agar masyarakat merasa lebih dekat dan nyaman,” ujar Ikrar, Rabu (18/3/2026).

Ia menambahkan, fasilitas yang disediakan diharapkan mampu mengurangi tingkat kelelahan pengendara selama arus mudik dan wisata.

“Kami menyediakan tempat istirahat, pijat, kopi gratis, hingga taman bermain agar para pemudik bisa beristirahat sejenak sebelum melanjutkan perjalanan. Harapannya, ini dapat menekan risiko kecelakaan lalu lintas akibat kelelahan,” jelasnya.

Menurutnya, kehadiran Pos Terpadu “Ikan Marlin” tidak hanya sebagai sarana pengamanan, tetapi juga menjadi ruang pelayanan publik yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan, tidak hanya dalam aspek keamanan, tetapi juga kenyamanan bagi masyarakat yang melintas di Pangandaran,” pungkasnya.**

 

(AW/ AG) 

banner 336x280