Pangandaran, inakor.id – Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Dr. Rudi Setiawan S.I.K., S.H., M.H., meresmikan komunitas ojek online (Ojol) Pangandaran sebagai Mitra Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) melalui program “Sauyunan Ngajaga Lembur”. Program ini mengedepankan nilai kearifan lokal Sunda yang menekankan kerja sama dalam menjaga keamanan lingkungan.
Penetapan tersebut menjadi langkah Polda Jabar untuk memperkuat peran masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas. Mobilitas tinggi para pengemudi ojol dinilai mampu mempercepat penyampaian informasi terkait potensi gangguan keamanan, kecelakaan, maupun kondisi darurat di lapangan.
“Pengemudi ojol adalah pihak yang setiap hari berhadapan langsung dengan dinamika jalanan. Dengan semangat Sauyunan Ngajaga Lembur, kami mengoptimalkan peran mereka sebagai mitra strategis dalam penyampaian informasi keamanan,” ujar Kapolda Jabar, Rabu, (19/11/2025)
Sebagai mitra resmi, para pengemudi ojol akan mendapatkan pelatihan dasar mengenai pelaporan cepat, penanganan awal kecelakaan lalu lintas, termasuk Bantuan Hidup Dasar (BHD), serta deteksi dini potensi tindak kriminal. Langkah ini diharapkan mampu mempersingkat golden time penanganan insiden di lapangan.
Ketua Komunitas Ojol Kamtibmas Pangandaran, Rifki Nur Maulana, menyatakan kesiapannya mendukung program tersebut. “Kami bangga dipercaya menjadi mitra kepolisian. Prinsip sauyunan sudah melekat di komunitas kami. Kami siap bersinergi demi keamanan dan kenyamanan Pangandaran,” ujarnya.
Program ini diharapkan menjadi model sinergi masyarakat dan kepolisian yang dapat diadopsi daerah lain di Jawa Barat dalam memperkuat keamanan berbasis komunitas.**
(Agit Warganet/ Agus Giantoro)



Tinggalkan Balasan