Pangandaran, inakor.id – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Pangandaran menunjukkan kepeduliannya kepada masyarakat yang tengah berjuang melawan penyakit berat. Salah satu bentuk nyata kepedulian tersebut diwujudkan melalui pemberian bantuan kepada Sakhiya Raisha Afifah, seorang anak perempuan berusia 4 tahun 10 bulan asal Pangandaran yang menderita kanker leukimia stadium 4.
Putri kecil tersebut saat ini tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr. Sardjito Yogyakarta. Menurut informasi yang diterima, Sakhiya telah beberapa bulan terakhir menjalani pengobatan di bawah penanganan dokter spesialis hematologi onkologi anak. Kondisinya membutuhkan perhatian dan penanganan serius, serta biaya yang tidak sedikit.
Mengetahui kondisi tersebut, Ketua BAZNAS Kabupaten Pangandaran, Drs. Hendri Suganda, langsung merespons dengan menyalurkan bantuan berupa uang tunai kepada keluarga Sakhiya. Bantuan ini dimaksudkan untuk meringankan beban ekonomi keluarga yang diketahui berasal dari kalangan kurang mampu.
“Kami dari BAZNAS Kabupaten Pangandaran merasa terpanggil untuk membantu warga kami yang sedang mengalami ujian berat. Sakhiya masih sangat kecil, tapi harus menghadapi kenyataan yang tidak mudah. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban kedua orang tuanya,” katanya, Kamis, (17/07/2025).
Penyaluran bantuan dilakukan secara langsung kepada perwakilan keluarga paman dari Sakhiya yang berada di Pangandaran.
Bantuan ini menjadi salah satu bentuk implementasi program BAZNAS dalam hal pelayanan sosial dan kemanusiaan.
Orang tua Sakhiya, Adi Gian Aprilianto mengaku sangat bersyukur dan terharu atas perhatian yang diberikan oleh BAZNAS Pangandaran. Adi menyampaikan, selama ini mereka harus berjuang keras untuk menutupi biaya transportasi, pengobatan, serta kebutuhan sehari-hari selama mendampingi anak mereka di rumah sakit.
“Kami sangat berterima kasih kepada BAZNAS dan semua pihak yang sudah peduli kepada anak kami. Perjuangan ini berat, tapi perhatian seperti ini memberi kami semangat untuk tetap kuat demi kesembuhan Sakhiya,” ungkapnya
BAZNAS Kabupaten Pangandaran terus mendorong masyarakat, khususnya para muzaki dan dermawan, untuk menyalurkan zakat, infaq, dan sedekah melalui lembaga resmi. Dengan dana yang terkumpul, BAZNAS dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga tanggap darurat.
“Kami membuka pintu seluas-luasnya bagi warga yang ingin ikut berkontribusi dalam membantu sesama. Kebaikan yang kita tanam hari ini, akan tumbuh menjadi harapan bagi mereka yang tengah berjuang,” ujar Hendri Suganda
Melalui aksi nyata ini, BAZNAS Kabupaten Pangandaran berharap bisa terus hadir di tengah masyarakat sebagai lembaga yang tidak hanya menyalurkan bantuan secara administratif, tetapi juga menghadirkan empati dan harapan bagi mereka yang membutuhkan.**
(Agit Warganet)



Tinggalkan Balasan