Pangandaran, inakor.id — Musyawarah Kecamatan (Muscam) Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) KNPI Kecamatan Parigi resmi menetapkan Ismail Husni sebagai Ketua PK KNPI Kecamatan Parigi masa bakti 2026–2029. Forum pemuda tersebut digelar di Aula Kantor Kecamatan Parigi, Sabtu (7/2/2026), dengan suasana tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan.
Kegiatan Muscam dihadiri unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Parigi, yakni Camat Parigi, Kapolsek Parigi, dan Danramil Parigi. Selain itu, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Pangandaran dari Daerah Pemilihan Parigi–Sidamulih juga tampak hadir, bersama jajaran pengurus DPD KNPI Kabupaten Pangandaran.
Kehadiran unsur pemerintah, TNI, Polri, serta legislatif tersebut dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap peran pemuda dalam pembangunan daerah, sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kepemudaan dengan pemangku kepentingan di tingkat kecamatan.
Ketua terpilih Ismail Husni menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmennya untuk membangun KNPI Parigi yang inklusif, aktif, dan berdaya saing.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Kehadiran unsur Muspika dan DPRD hari ini menjadi bukti bahwa pemuda Parigi tidak berjalan sendiri. Ke depan, KNPI siap menjadi mitra strategis pemerintah dan aparat dalam menjaga kondusivitas serta mengembangkan potensi pemuda di Kecamatan Parigi,” ujar Ismail.
Menurutnya, tantangan pemuda ke depan tidak hanya soal organisasi, tetapi juga peningkatan kapasitas, kemandirian ekonomi, dan kontribusi nyata dalam pembangunan sosial kemasyarakatan.
“Kami ingin KNPI menjadi rumah bersama bagi seluruh organisasi kepemudaan, tempat lahirnya gagasan, kreativitas, dan program yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Umum DPD KNPI Kabupaten Pangandaran, Tian Kadarisman, menegaskan bahwa pelaksanaan Muscam merupakan bagian dari mekanisme organisasi yang harus dijalankan sesuai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART).
“Muscam ini merupakan proses konstitusional organisasi. Regenerasi kepemimpinan adalah hal yang wajar dan justru menjadi tanda bahwa organisasi berjalan sehat. Kami berharap kepemimpinan baru dapat membawa KNPI Parigi semakin solid, aktif, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Tian.
Ia menjelaskan, Muscam Parigi digelar sebagai bagian dari proses akselerasi organisasi di tingkat kecamatan setelah dirinya dipercaya menjabat sebagai Sekretaris Umum DPD KNPI Kabupaten Pangandaran.
“Transisi ini merupakan bentuk kepatuhan terhadap aturan organisasi. Kami ingin memastikan bahwa setiap proses berjalan sesuai konstitusi, sehingga kepemimpinan yang lahir benar-benar memiliki legitimasi dan dukungan penuh dari seluruh unsur,” ujarnya.
Dengan dukungan unsur pemerintah, aparat keamanan, legislatif, serta pengurus kabupaten, Muscam KNPI Kecamatan Parigi diharapkan mampu memperkuat peran pemuda sebagai motor penggerak pembangunan di tingkat lokal.
Forum tersebut juga menjadi momentum konsolidasi organisasi kepemudaan di Kecamatan Parigi, sekaligus titik awal bagi kepengurusan baru untuk menyusun program kerja yang adaptif terhadap kebutuhan generasi muda.**
(AW/ AG)



Tinggalkan Balasan