Pangandaran, inakor.id — Kepala Kantor Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Pangandaran, Hilman Saefullah, memastikan konflik yang terjadi di kawasan Timur Tengah tidak memengaruhi jadwal pemberangkatan jemaah haji asal Pangandaran.

“Hingga saat ini, dari Kementerian Haji kami belum menerima informasi terkait perubahan jadwal pemberangkatan,” ujar Hilman via WhatsApp, Kamis (2/4/2026).

banner 336x280

Ia berharap situasi geopolitik yang melibatkan sejumlah negara tersebut tidak berdampak terhadap kelancaran ibadah haji tahun ini, khususnya bagi jemaah asal Pangandaran. Meski demikian, pihaknya tetap memantau perkembangan situasi secara berkala.

“Mudah-mudahan jadwal pemberangkatan tetap sesuai rencana dan tidak ada kendala,” tambahnya.

Sementara itu, sebanyak 217 calon jemaah haji asal Kabupaten Pangandaran dipastikan siap diberangkatkan ke Tanah Suci Mekkah, Arab Saudi. Seluruh jemaah dinyatakan dalam kondisi sehat dan siap menjalani rangkaian ibadah.

Hilman menjelaskan, para calon jemaah haji tersebut berasal dari 10 kecamatan dengan rentang usia antara 23 hingga 88 tahun. Untuk mengantisipasi kebutuhan jemaah lanjut usia, pihaknya telah menyiapkan petugas khusus.

“Petugas haji sudah dibekali melalui pendidikan dan pelatihan selama 10 hari, sehingga mereka siap memberikan pelayanan optimal kepada para jemaah, khususnya lansia,” jelasnya.**

(AW/ AG) 

banner 336x280