Pangandaran, inakor.id – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Pangandaran melakukan audiensi di dalam gedung DPRD Kabupaten Pangandaran, Pangandaran, Jabar, Kamis, (09/01/2025).
Audiensi puluhan pemuda tersebut, soal pengadaan mobil dinas baru bupati dan wakil bupati Pangandaran.
Rizky Fazri Gunawan perwakilan DPD KNPI Kabupaten Pangandaran selaku Koordinator mengatakan, pihaknya mempertanyakan urgensi dari pengadaan mobil dinas baru tersebut.
“Kami menanyakan kepada DPRD, kenapa pengadaan mobdin itu di-acc,” katanya kepada sejumlah wartawan
DPD KNPI Kabupaten Pangandaran meminta kejelasan mengenai persetujuan tersebut, mengingat kondisi keuangan Pemkab Pangandaran saat ini cukup memprihatinkan.
“Mungkin itu bisa menjadi salah satu pertimbangan, apakah itu bisa diundur pengadaannya setelah kondisi keuangan membaik, atau nilainya bisa diturunkan, dari Rp 1,2 miliar menjadi Rp 500 juta misalkan,” tutur Rizky
KNPI mengakui, bupati dan wakil bupati Pangandaran terpilih memang perlu fasilitas transportasi untuk menunjang kinerja mereka.
“Tapi dalam keadaan seperti ini, perasaan masyarakat juga terlukai oleh hal-hal yang bukan menjadi sebuah prioritas, atau urgent. Kami akan kembali melakukan audiensi jika pengadaan mobil dinas baru itu direalisasikan,” tandas Rizky
Di tempat yang sama Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin yang menerima audiensi tersebut mengatakan, hari ini ada aspirasi dari pemuda Pangandaran terkait dengan kendaraan dinas bupati dan wakil bupati Pangandaran.
“Pengadaan mobil dinas baru sudah diatur dalam undang-undang. Bukan hanya bupati dan wakil bupati, tapi juga pimpinan DPRD,” jelasnya
Tapi menurutnya ini positif sebagian warga mempertanyakan pengadaan mobil dinas tersebut.
“Jangankan lembaga, jangankan organisasi, satu orang pun DPRD wajib menerima aspirasi,” katanya.
Asep menambahkan, DPD KNPI Kabupaten Pangandaran selain menyampaikan aspirasi terkait dengan kendaraan dinas bupati dan wakil bupati Pangandaran, tapi KNPI juga menyampaikan butuh kendaraan operasional.
“KNPI ini baru KNPI terpilih, belum ditetapkan, belum dilantik. Saran saya untuk segera dilantik, nanti bisa pinjam pakai kendaraan operasional,” imbuhnya (*)



Tinggalkan Balasan