Pangandaran, inakor.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan para atlet muda KJI (Koporyu Jujitsu Indonesia) Dojo 28 Pangandaran pada ajang Madiun Open Jujitsu Tournament Vol. 3 yang digelar pada 14–16 November 2025. Event nasional yang mempertandingkan dua kategori, Festival dan Open ini diikuti oleh 870 atlet dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kompetisi yang berlangsung selama tiga hari tersebut, KJI Dojo 28 Pangandaran menurunkan 12 atlet untuk berlaga di 17 nomor pertandingan, baik pada kelas Newaza System maupun Fighting System. Hasilnya, kontingen Pangandaran sukses membawa pulang 17 medali, terdiri dari 8 emas, 5 perak, dan 4 perunggu.
Peraih Medali Emas
1. Abyan Abdulaziz Arrasyiq – Newaza U16 -55kg Putra
2. Abyan Abdulaziz Arrasyiq – Fighting U16 -55kg Putra
3. Queen Nella Izatunnisa – Newaza U14 -36kg Putri
5. Alya Raya Mordiana – Newaza U14 -44kg Putri
6. Tivania Khayla Anindya – Newaza U10 -25kg Putri
7. Irfanul Hakim Subekhty – Newaza U12 -38kg Putra
8. Kaila Pinara – Newaza U10 -22kg Putri
9. Gaharu Birrulwalida’in – Newaza U8 -30kg Putra
Peraih Medali Perak
1. Maysha Wahyu Reyvani – U16 -44kg Putri
2. Azalea Zahwa Crystallee Denata – Newaza U16 -48kg Putri (Festival & Open)
3. Naufal Rayyan Pratama – Newaza U8 -30kg Putra
4. Azmi Alfi – Newaza U14 -34kg Putra
Peraih Medali Perunggu
1. Queen Nella Izatunnisa – Fighting U14 -36kg Putri
2. Azmi Alfi – Fighting U14 -34kg Putra
3. Mackenzie Zald Haryanto – Newaza U16 -66kg Putra
4. Mackenzie Zald Haryanto – Fighting U16 -66kg Putra
Pelatih KJI Dojo 28 Pangandaran, Ahmad Nasrudin, menyampaikan apresiasi atas perjuangan para atletnya. Ia menegaskan bahwa raihan medali ini tidak lepas dari dukungan orang tua, pengurus, serta sponsor yang terus memberikan support terhadap pembinaan atlet.
“Alhamdulillah, hasil ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berkembang. Dukungan dari orang tua siswa, pengurus, dan sponsor sangat berarti. Perjuangan tidak berhenti di sini, karena Desember 2025 mendatang akan digelar Kejuaraan Jujitsu Antar Pelajar Nasional Piala Kemenpora di Sukabumi. Kami harus mempersiapkan diri lebih matang bersama tim KJI Nasional,” ujarnya via pesan Whatsapp, Senin (17/11/2025).
Sementara itu, Ketua PBJI Kabupaten Pangandaran, mewakili Pengurus Besar Jujitsu saat dihubungi via Whatsapp, juga turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pengurus, pelatih, serta dojo-dojo yang terus berdedikasi dalam membina atlet muda berbakat.
“Kendala dukungan anggaran, terutama ketika KONI belum mampu memfasilitasi, bukanlah hambatan untuk berprestasi. Harapan ke depan, Jujitsu di Pangandaran semakin berkembang dan PBJI dapat dikelola dengan lebih baik. Melihat potensi besar di jenjang usia dini dan pelajar, prestasi ini luar biasa. Ke depan dibutuhkan konsistensi dan sinergi agar prestasi dapat terus meningkat,” jelasnya.
Dengan capaian gemilang tersebut, KJI Dojo 28 Pangandaran kembali menunjukkan kualitas pembinaan atlet yang siap bersaing di tingkat nasional. Prestasi ini diharapkan menjadi pendorong semangat generasi muda Pangandaran untuk terus berprestasi di dunia olahraga.**
(Agit Warganet/ Agus Giantoro)



Tinggalkan Balasan