Pangandaran, inakor.id – Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, menginisiasi program “Maghrib Mengaji” di Desa Pangandaran sebagai upaya memperkuat nilai-nilai keagamaan di kawasan destinasi wisata tersebut.

Hal itu disampaikan Asep Noordin usai bersilaturahmi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Desa Pangandaran, para alim ulama, ustadz, serta para guru ngaji, bersama Kepala Desa Pangandaran.

banner 336x280

Pertemuan tersebut membahas upaya penguatan pendidikan keagamaan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.

Asep Noordin mengatakan, Desa Pangandaran sebagai daerah pariwisata memiliki dinamika sosial yang cukup tinggi karena sering berinteraksi langsung dengan wisatawan dari berbagai daerah. Kondisi tersebut dinilai perlu diimbangi dengan penguatan nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

“Desa Pangandaran ini merupakan desa pariwisata yang secara langsung bersinggungan dengan wisatawan. Tentu kondisi itu sangat mempengaruhi kehidupan sosial masyarakat. Karena itu kami berharap ada penguatan ideologi Islam melalui kegiatan keagamaan di masyarakat,” ujar Asep, Senin (16/3/2026).

Ia menjelaskan, salah satu langkah yang diinisiasi adalah menghadirkan program Maghrib Mengaji, yang diharapkan dapat kembali menghidupkan tradisi mengaji bagi anak-anak dan generasi muda setelah waktu salat Maghrib.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya melibatkan tokoh agama dan MUI setempat, tetapi juga akan ditindaklanjuti melalui konsolidasi dengan pihak sekolah di wilayah Desa Pangandaran.

“Insya Allah ke depan akan dilakukan konsolidasi lanjutan dengan para kepala sekolah SD dan para guru di wilayah Desa Pangandaran, agar program Maghrib Mengaji ini bisa berjalan dengan baik dan berkelanjutan,” katanya.

Asep berharap melalui sinergi antara pemerintah desa, tokoh agama, dan lembaga pendidikan, program tersebut dapat menjadi gerakan bersama untuk membangun karakter religius masyarakat di kawasan wisata Pangandaran.

“Harapannya program ini bisa menjadi langkah bersama untuk memperkuat nilai-nilai keislaman sekaligus membangun karakter generasi muda di Desa Pangandaran,” pungkasnya.**

 

(AW/ AG)

banner 336x280