Pangandaran, inakor.id – Dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-79, Polres Pangandaran menggelar lomba merpati terbang tinggi bertajuk Kapolres Cup, Minggu, (07/07/2025).
Kegiatan tersebut dilangsungkan di lapangan terbuka dan berhasil menarik antusiasme puluhan peserta dari berbagai daerah serta ratusan warga yang hadir untuk menyaksikan langsung jalannya perlombaan.
Lomba yang sarat dengan nuansa kearifan lokal ini tidak hanya menjadi hiburan rakyat, tetapi juga dinilai mampu mempererat hubungan antara masyarakat dan aparat penegak hukum.
Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran, Asep Noordin, turut hadir dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan itu.
Ketua DPRD Kabupaten Pangandaran Asep Noordin mengatakan, menilai lomba merpati ini sebagai bentuk pendekatan humanis Polres Pangandaran kepada masyarakat.
“Kami sangat mengapresiasi lomba merpati terbang tinggi ini. Selain menjadi ajang hiburan rakyat yang murah meriah, kegiatan seperti ini juga bisa membangun solidaritas sosial dan mempererat hubungan antara masyarakat dengan aparat kepolisian,” ujarnya
Ia menekankan pentingnya menciptakan ruang-ruang interaksi positif yang melibatkan masyarakat secara langsung, terutama dalam suasana sosial yang kerap diwarnai dengan ketegangan atau kesalahpahaman antara warga dan aparat.
“Ini bukan hanya soal perlombaan atau sekadar hiburan, tapi tentang bagaimana membangun ruang-ruang interaksi positif di tengah masyarakat. Saat masyarakat merasa dilibatkan, merasa dekat, maka kepercayaan terhadap institusi negara seperti kepolisian akan tumbuh dengan sendirinya,” tandas Asep Noordin
Asep Noordin berharap, kegiatan serupa tidak berhenti sampai di sini. Ia mendorong agar lomba merpati terbang tinggi bisa dijadikan agenda rutin tahunan, tidak hanya dalam rangka peringatan HUT Bhayangkara, tetapi juga pada momen-momen nasional lainnya sebagai wujud nyata kedekatan Polri dengan rakyat.
“Apalagi di tengah tantangan kehidupan sosial saat ini, kami butuh lebih banyak kegiatan yang menyatukan, bukan memecah. Saya harap ke depan, lomba semacam ini tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi menjadi bagian dari pendekatan yang konsisten antara Polri dan masyarakat,” ucapnya
Lomba merpati terbang tinggi ini berlangsung kompetitif dengan berbagai kategori penilaian, seperti tinggi terbang, durasi terbang, hingga keakuratan pendaratan. Peserta berasal dari berbagai kecamatan di Pangandaran dan sekitarnya, bahkan ada yang datang dari kabupaten tetangga.
Hingga sore hari, ratusan penonton tetap antusias menyaksikan jalannya lomba. Sorak sorai mewarnai setiap kali merpati andalan para peserta lepas landas ke udara. Setelah seluruh babak selesai, panitia mengumumkan para juara dan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah oleh jajaran Polres Pangandaran, disaksikan para tokoh masyarakat, termasuk Asep Noordin. **
(Agit Warganet)



Tinggalkan Balasan