Cimahi, Inakor.id – “Pesantren kilat bukan sekedar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum penting dalam membentuk karakter generasi muda.” Sambut Ketua DPRD Kota Cimahi disela-sela kesibukannya saat membuka Pesantren Kilat di SMA Negeri 2 Kota Cimahi, pada hari sabtu, 14 Februari 2026.
Pesantren kilat merupakan salah satu sarana pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keislaman bagi generasi muda.
Kita semua menyadari bahwa tantangan generasi saat ini tidak muda. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, arus globalisasi, serta perkembangan teknologi dan media sosial yang begitu pesat.
Kita tidak membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan pondasi iman yang berakhlak mulia.
Kegiatan ini memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang religius, berintegritas, disiplin, serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.
“Saya atas nama pimpinan dan anggota DPRD Kota Cimahi mengapresiasi yayasan bina fitrah umat (FITRAH) dan SMA Negeri 2 Kota Cimahi atas komitmennya dalam membina generasi muda Kota Cimahi yang aktif, produktif, dan berakhlakul kharima”. Jelas Ketua DPRD Kota Cimahi
“Anak-anakku yang Bapa banggakan, manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, ikutilah setiap rangkaian kegiatan dengan penuh kesungguhan, jadikan momentum pesantren kilat ini sebagai sarana introspeksi diri, memperbaiki ibadah, memperkuat ukhuwah, serta menumbuhkan semangat untuk menjadi pelajar yang berprestasi dan berkarakter”. Jelas Ketua DPRD Kembali.
Dalam islam, keteladanan merupakan metode pendidikan yang paling efektif. Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam adalah contoh terbaik dalam membangun peradaban melalui akhlak. Beliau dikenal sebagai pribadi yang jujur (Al-Amin), amanah, santun dalam berbicara, serta tegas dalam prinsip.
Keteladanan itu dimulai dari hal-hal sederhana misalnya :
1. Disiplin dalam menjalankan sholat tepat waktu.
2. Jujur dalam menjalankan ujian tanpa mencontek.
3. Bertanggung jawab terhadap tugas sekolah.
4. Menghormati guru dan orang tua. Bijak menggunakan media sosial, tidak menyebarkan hoax dan ujaran kebencian.
Pelajar adalah pemimpin masa depan. Kepemimpinan tidak dimulai ketika seseorang sudah memiliki jabatan, tetapi dimulai dari kemampuan memimpin diri sendir. Jika generasi muda mampu menjaga akhlak, menjaga integritas, dan konsisten dalam kebaikan, maka itu akan menjadi fondasi kuat kepemimpinan yang sejati.
“Saya berharap melalui kegiatan pesantren kilat ini, lahir generasi muda Kota Cimahi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, peduli terhadap sesama, mampu menjadi teladan dan memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama”. Melanjutkan penjelasannya.
Pesantren Kilat di SMA 2 Kota Cimahi merupakan kegiatan yang menjadi sarana memperkuat keimanan, memperdalam ilmu agama, serta membangun kebersamaan dan ukhuwah islamiyah khususnya di lingkungan sekolah dan umumnya di tengah-tengah kehidupan bermasyarakat.
Harapan terlaksananya pesantren kilat ini, semoga mendapatkan ridho dari Allah Subhanahu Wa Ta’ala serta senantiasa memberikan keberkahan dan kemudahan dalam setiap langkah para siswa SMAN 2 Kota Cimahi kedepannya .
“Akhir kata, dengan mengucapkan Bismillahirohmanirohim, pesantren kilat ramadhan 1447 Hijriyah kolaborasi Yayasan Bina Fitrah Umat bersama SMA Negeri 2 Kota Cimahi dengan resmi saya nyatakan dibuka”. Ucap Ketua DPRD Kota Cimahi. (Mar-q)



Tinggalkan Balasan