Cilegon – Inakor.id – Silmulasi Kesiapsiagaan dan Mitigasi dalam rangka pembentukan Kampung Siaga Bencana yang berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Pulomerak Kota Cilegon Senin Minggu (29/12/2024)

Heri Sutriana selaku Direktorat PSKBA Kementerian Sosial RI,”kita membentuk kampung siaga Bencana untuk pemantapan kepada masyarakat kesiapsiagaan dan Mitigasi dalam rangka bencana.

banner 336x280

Saya mewakili Kementrian sosial RI bawasanya membentuk kampung siapa bencana ini mendalami kemasyarakat supaya,

Dalam terkait kebencanaan masyarakat lebih paham terkait bencana yang ada di Indonesia bermacam macam banjir – longsor gempa bumi di wilayah Provinsi Banten ada sesar.

Pembentukan Kampung siaga Bencana sudah di kukuhkan bisa menangani disetiap wilayah -wilayah masing-masing khusus nya lokasi yang sudah di tetapkan bagi kampung siaga bencana.

Biar mereka dalam menghadapi bencana nanti tidak kaget sudah ada pelatihan selama 3 hari dari hari Jumat sampai hari Minggu.

Masyarakat yang sudah di bekali KSB ini bisa berpartisipasi dalam menghadapi bencana bisa memberikan edukasi kepada masyarakat yang belum paham terkait bencana itu bila terjadi nanti.

Irma Selaku Penyuluh Sosial Dinsos Provinsi Banten,”
mengatakan Dengan adanya kesiapsiagaan bencana di daerah yang berpotensi Bencana cukup tinggi yaitu wilayah Pulomerak dan .
Kecamatan Grogol harus siap siaga menghadapi berbagai ancaman yang di wilayah nya,”jelasnya

Dengan adanya KSB ini menggugah masyarakat yang sebagian unsur masyarakat ini menjadi Agen ke sodara keluarga terdekat kelingkingnya sehingga seluruh masyarakat di kecamatan Pulomerak dan Grogol ini
Sedikit demi sedikit bisa siap siaga

KSB kita bentuk di masing-masing kecamatan simulasi karena memang satu materi yang sama untuk efektif waktu dsb kita satukan supaya ada koordinasi pola kolaborasi yang bisa di bangun antar sesama KSB.

hari Jumat tahapan dan sosialisasi di hari Jum’at, pelatihan nya di hari Sabtu sekarang simulasi SOP nya Narasumber

Dan hari Sabtu kita aplikasikan ini simulasikan gerakan masyarakat kesiapsiagaan bencana pemerintah hanya memfasilitasi nanti masyarakat yang bergerak dilapangan mengembangkan jejaring kolaborasi dengan OPD atau pun dengan lembaga- lembaga lain bergerak didalam kebencanaan tidak hanya dengan KSB saja

tapi koordinasi BPBD dengan dan lainnya intinya yang berkaitan dengan kebencanaan mereka kolaborasikan, unsur-unsur ada Posyandu, PKK, PKSK, Pramuka, Karang Taruna semuanya disatukan dalam satu wadah penanggulangan bencana berbasis masyarakat

Idad Sekertariat Dinsos Kota Cilegon,”
menambahkan terkait kampung siaga bencana saya mengapresiasi dari pemerintah bahwa KSB ini merupakan dalm rangka mengantisipasi kebencanaan di kota Cilegon

Saya Dinas Sosial mewakili Pemerintah kota Cilegon apresiasi terhadap Kementerian Sosial yang sudah menginisiasi dalam rangka KSB merupakan cikal bakal masyarakat

menginisiasi dirinya untuk membantu masyarakat karena KSB ini dari masyarakat untuk masyarakat, saya percaya masyarakat kota Cilegon dua kecamatan Pulomerak dan Grogol ini memiliki tanggung jawab untuk bagaimana mengantisipasi kebencanaan di kota Cilegon
(Rohim)

banner 336x280