Pangandaran, inakor.id — KUD Minasari Pangandaran menyiapkan sejumlah bantuan sosial bagi nelayan yang aktif bertransaksi di Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Program tersebut mencakup santunan hajatan, bantuan kematian, hingga tunjangan pendidikan bagi anak nelayan.

Ketua KUD Minasari, Jeje Wiradinata, mengatakan rincian bantuan tersebut akan dipasang dalam pengumuman resmi agar diketahui seluruh anggota koperasi.

banner 336x280

“Kalau hajatan, bantuan Rp3 juta. Kalau juragan meninggal dunia dapat Rp10 juta, istrinya Rp5 juta, dan anak yang masih dalam tanggungan Rp2,5 juta,” ujarnya, Minggu (8/2/2026).

Untuk nelayan janggol yang meninggal dunia, koperasi memberikan santunan Rp5 juta, bantuan bagi istri Rp2,5 juta, serta anak dalam tanggungan sebesar Rp1,5 juta. Selain itu, anak nelayan yang masuk perguruan tinggi juga akan mendapat tunjangan pendidikan sebesar Rp5 juta.

Seluruh bantuan tersebut berlaku bagi nelayan yang aktif bertransaksi di TPI KUD Minasari. Menurut Jeje, program dana kematian, dana sosial, dan berbagai bantuan lainnya merupakan bentuk perlindungan koperasi kepada anggotanya.

“Dengan ini KUD melindungi nelayan. Dana kematian, dana sosial, semuanya kembali lagi ke wilayah, sehingga KUD benar-benar dirasakan manfaatnya oleh nelayan,” katanya.

Ia menambahkan, angka-angka kinerja koperasi pada tahun buku 2025 masih bersifat sementara dan akan terus dievaluasi sesuai perkembangan transaksi ke depan.

“Angka-angka ini bersifat sementara, tentu akan kita evaluasi dan perbaiki. Itu berdasarkan kondisi transaksi yang ada di KUD Minasari tahun 2025. Ke depan, kalau transaksi semakin tinggi, tentu angka-angka itu akan dirubah dan diperbesar,” ujar Jeje.

Menurutnya, tujuan utama koperasi adalah menghadirkan manfaat nyata bagi para nelayan sebagai anggota. KUD Minasari harus menjadi wadah ekonomi yang adil, karena seluruh aktivitas usaha berasal dari anggota dan kembali untuk kesejahteraan mereka.

“Saya ingin agar nelayan betul-betul merasakan manfaat dari keadilan koperasi, yang dari mereka, oleh mereka, untuk mereka. Itu uang mereka yang disimpan di KUD Minasari,” kata dia.

Jeje berharap, dengan peningkatan transaksi dan pengelolaan koperasi yang semakin profesional, kesejahteraan nelayan Pangandaran dapat terus meningkat.**

 

(AW/ AG) 

banner 336x280