Pangandaran, inakor.id – Sri Rahayu, S.Sos, anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Pangandaran, menghadiri acara milangkala di tiga desa yang ada di Kabupaten Pangandaran, yaitu Desa Sukahurip, Desa Pamotan dan Desa Banjarharja, Sabtu (15/06/2024).
Sri Rahayu mengatakan, Milangkala yang dilaksanakan di tiga desa tersebut memiliki makna.
“Dilihat dari antusiasnya masyarakat mengikuti kegiatan milangkala desa, saya sangat bangga, karena kesempatan inilah masyarakat akan tahu sejarah sejak awal pemekaran atau berdirinya desa dan awal kepemimpinan sampai saat ini desa itu berdiri,” katanya saat diwawancara di rumahnya, Sidomulyo, Pangandaran, Jabar, Minggu, (16/06/2024).
Menurut Sri, dengan kegiatan milangkala itu, masyarakat akan merasa memiliki, dan paham tentang sejarah awal sampai saat ini seperti yang pernah dikatakan bung Karno, Jas Merah artinya Jangan Lupakan Sejarah.
“Di sinilah momen yang paling penting, semua bisa berkumpul dari tiap dusun, silaturahmi dengan warga sekitar, lebih akrab, dan kesempatan untuk secara gotong royong memajukan desa, berjuang untuk kedepan lebih maju, dan lebih sejahtera,” ujarnya
Dirinya menginginkan, desa yang sudah mandiri kedepannya lebih maju lagi dari sebelumnya.
“Terutama dalam segi pembangunan, perekonomian, dan sosial, itulah yang diharapkan oleh masyarakat,” ungkap Sri
Lebih lanjut Sri mengatakan, pemerintah daerah dan dirinya selaku anggota DPRD di Komisi IV, semoga bisa melirik kepada desa -desa yang sudah menjadi desa mandiri juga bisa memberikan motivasi untuk desa-desa yang lain supaya berlomba lomba untuk kemajuan desanya itu sendiri.
“Mari bersama-sama untuk berjuang, supaya bisa menjadi desa mandiri, menjadi desa yang yang sangat maju, dan menjadi percontohan dari desa desa lain, terutama di wilayah Pangandaran maupun diluar wilayah Pangandaran,” pungkasnya (Agit Warganet)



Tinggalkan Balasan