MERAK – INAKOR.ID – Menghadapi lonjakan arus mudik Lebaran 2026 Angkutan Sungai Danan Dan Penyebarangan (ASDP) Indonesia Ferry Cabang Merak menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran penyeberangan dari Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni.
General Manager ASDP Cabang Merak, Umar Imran,”
mengatakan pihaknya telah melakukan sejumlah persiapan, baik dari sisi sarana dan prasarana pelabuhan maupun kesiapan armada kapal yang akan beroperasi selama periode angkutan Lebaran.
Untuk mempersiapkan angkutan Lebaran 2026, kami sudah melakukan berbagai persiapan dari sisi infrastruktur pelabuhan serta langkah antisipasi terhadap lonjakan kendaraan yang akan menyeberang,” ujar Umar dalam konferensi pers di Kantor ASDP Merak, Rabu (4/2/2026).
Dari sisi infrastruktur, ASDP telah melakukan perbaikan jalur jalan dari Dermaga 6 menuju Dermaga Eksekutif. Selain itu, kawasan Indah Kiat juga disiapkan sebagai kantong parkir tambahan guna menampung kendaraan saat puncak arus mudik.
Selain perbaikan fasilitas pelabuhan, ASDP juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pemangku kepentingan terkait kesiapan armada kapal.
Kami telah berkoordinasi dengan stakeholder terkait, yaitu Balai Pengelola Transportasi Darat dan KSOP Banten untuk memastikan kesiapan serta kelayakan kapal yang akan beroperasi selama angkutan Lebaran 2026,” katanya.
Dalam pelaksanaan angkutan Lebaran tahun ini, pemerintah juga telah menerbitkan Surat Keputusan Bersama (SKB) terkait pengaturan klasifikasi kendaraan yang dapat melalui sejumlah pelabuhan di wilayah Banten.
SKB tersebut ditandatangani oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut Muhammad Masyhud, Direktur Bina Marga Roy Rizali Anwar, serta Kepala Korps Lalu Lintas Polri Agus Suryonugroho.
Berdasarkan kebijakan tersebut, Pelabuhan Merak hanya melayani penumpang pejalan kaki, kendaraan pribadi golongan IV, serta bus mulai H-7 hingga H-1 Lebaran.
Sementara itu, kendaraan roda dua dialihkan melalui Pelabuhan Ciwandan untuk golongan 5B dan 6B. Sedangkan kendaraan angkutan barang golongan VII hingga IX dilayani melalui Pelabuhan BBJ Bojonegara.
Dari sisi layanan tiket, Pelabuhan Merak saat ini memiliki tujuh loket di Dermaga Eksekutif dan delapan loket di Dermaga Reguler.
Sementara di Pelabuhan Ciwandan disiapkan sekitar 13 loket untuk kendaraan roda dua serta enam loket untuk kendaraan truk.
Selain itu, faktor cuaca juga menjadi perhatian penting dalam penyelenggaraan angkutan Lebaran tahun ini karena dapat mempengaruhi kelancaran penyeberangan.
“Jika terjadi kondisi cuaca ekstrem yang dapat menghambat penyeberangan, kami akan berkoordinasi dengan KSOP Banten serta kepolisian lalu lintas untuk mengatur distribusi kendaraan yang akan memasuki pelabuhan,” ujar Umar.
Ia menambahkan, skema kontinjensi juga telah disiapkan untuk menghadapi kemungkinan gangguan operasional akibat cuaca buruk selama arus mudik berlangsung.
(Rohim)



Tinggalkan Balasan