Bakauheni,Inakor.id – Arus balik Lebaran masih jauh dari kata selesai. Direktur Utama Heru Widodo mengungkapkan bahwa lebih dari separuh pemudik dari Sumatera menuju Jawa masih belum menyeberang.

 

banner 336x280

 

Hingga pukul 14.00 WIB, data dari PT ASDP Indonesia Ferry mencatat sekitar 118.297 unit kendaraan telah diseberangkan melalui Pelabuhan Bakauheni menuju pulau Jawa.

 

Angka tersebut baru mencakup sekitar 49 persen dari total kendaraan yang diprediksi akan kembali ke Pulau Jawa.

 

 

Artinya, masih ada sekitar 51 persen pemudik yang belum melakukan perjalanan balik.

 

 

Meskipun hari ini terlihat agak sedikit melandai, kami tetap melakukan berbagai kesiapan karena prediksi kami masih akan terjadi beberapa gelombang lonjakan penumpang, terutama malam ini serta pada tanggal 28 dan 29 nanti,”jelasnya

 

 

Lonjakan Arus mudik Diprediksi Terjadi Malam Ini Heru menjelaskan, potensi lonjakan malam hari terlihat dari data reservasi tiket penyeberangan yang belum seluruhnya melakukan check-in atau boarding kapal,”terangnya

 

 

Lebih lanjut Heru kendaraan arus balik sudah benar-benar naik kapal baru tercatat hingga siang hari.

 

Sementara banyak pengguna jasa yang sudah memesan tiket namun belum datang ke pelabuhan

Yang sudah boarding dan check-in hingga pukul 14.00 sekitar 118 ribu kendaraan. Artinya nanti malam masih ada yang akan masuk ke pelabuhan karena mereka sudah reservasi tapi belum check-in,” tuturnya

Jika mengacu pada prediksi ASDP, pergerakan kendaraan pada malam hari bisa mencapai sekitar 18 ribu unit.

 

 

Namun angka tersebut masih bisa berubah karena ASDP terus memantau situasi secara real time.

Sistem Delaying Berlaku 24 Jam

Untuk mengantisipasi kepadatan, ASDP juga tetap mengoperasikan sistem delaying di sejumlah buffer zone atau rest area menuju pelabuhan.

 

Petugas ditempatkan selama 24 jam dengan sistem dua shift untuk mengatur arus kendaraan dan memastikan pemudik tetap mengikuti jadwal keberangkatan.

 

 

“Petugas kami berjaga 24 jam di buffer zone. Tiket tetap berlaku hingga 24 jam. Jadi kalau terlambat dua atau tiga jam dari jadwal boarding, masih bisa dilayani dan diseberangkan,” kata Heru.

 

 

ASDP Imbau Pemudik Tertib

Di tengah potensi lonjakan arus balik, Heru juga mengimbau masyarakat agar tidak saling menyerobot antrean saat menuju pelabuhan.

 

 

Menurutnya, ketertiban pemudik menjadi faktor penting agar proses penyeberangan berjalan lancar dan aman.

 

 

masyarakat ingin cepat menyeberang sehingga saling serobot antrean. Ini justru mengganggu yang lain.

 

Kami berharap seluruh pengguna jasa mengikuti arahan petugas agar perjalanan tetap aman dan nyaman,” tegasnya.

 

 

ASDP memastikan seluruh armada kapal tetap disiagakan untuk menghadapi gelombang arus balik yang diperkirakan masih berlangsung hingga beberapa hari menjelang akhir pekan.

 

 

Jika lonjakan terjadi sesuai prediksi, maka puncak arus balik susulan diperkirakan akan terjadi pada 28 hingga 29 Maret 2026,”tutup Heru

 

(Rohim)

banner 336x280