Pangandaran, inakor.id — Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Pangandaran, M. Taufik Martin, memastikan bahwa isu kepengurusan ganda yang sempat melibatkan salah satu kader Partai Golkar telah terjawab dan diklarifikasi. Isu tersebut sebelumnya mencuat setelah adanya masukan dari Daerah Pemilihan (Dapil) III terkait kurangnya konsolidasi internal partai.
M. Taufik Martin menegaskan bahwa kader yang dimaksud saat ini sudah tidak lagi tercatat sebagai pengurus partai Gerindra. Ia memastikan yang bersangkutan merupakan kader Partai Golkar dan tidak memiliki rangkap kepengurusan.
“Sudah jelas bahwa yang bersangkutan bukan lagi pengurus partai Gerindra. Isu kepengurusan ganda tersebut sudah kami luruskan,” ujar M. Taufik Martin saat ditemui usai Rakor bersama pengurus harian dan pleno terkait aplikasi MBA, Selasa (10/2/2026).
Terkait penguatan organisasi, M. Taufik Martin menyampaikan bahwa Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Kabupaten Pangandaran telah menjadwalkan agenda konsolidasi internal sebagai tindak lanjut dari masukan tersebut.
“DPD Partai Golkar akan melaksanakan konsolidasi mulai tanggal 11 hingga 13 dengan seluruh pengurus tingkat PD dan PK di Dapil III,” jelasnya.
Ia berharap melalui konsolidasi tersebut, soliditas dan komunikasi internal partai dapat semakin diperkuat, sehingga ke depan tidak lagi muncul isu-isu yang berpotensi mengganggu stabilitas organisasi.**
(AW/ AG)



Tinggalkan Balasan